Jeriko Sebut Menpora Terkesan Ngawur Urus PSSI

Jefri Riwu Kore

Jefri Riwu Kore

Zonalinenews –Kupang, Keputusan Menpora Nomor 01307 Tahun 2015 Tentang Pengenaan Sanksi Administratif Berupa Kegiatan Keolahragaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Tidak Diakui.

Akibat dari Keputusan Menpora maka FIFA sebagai Induk Olahraga Sepakbola mengeluarkan sanksi tegas sesuai hasil pertemuan Komite Eksekutif FIFA pada tanggal 30 Mei 2015.

FIFA berpendapat Kementerian melakukan intervensi terhadap pengelolaan aktivitas sepakbola PSSI dalam pelanggaran serius terhadap pasal 13 dan 17 Statuta FIFA.

Selama masa hukuman, PSSI kehilangan hak keanggotaannya (pasal 12 ayat 1 Statuta FIFA) dan semua tim Indonesia (nasional/klub) dilarang terlibat kontak olahraga secara internasional, termasuk berpartisipasi di kompetisi FIFA dan AFC. Salah satu syarat dicabut sanksi FIFA jika Menpora mencabut SK-nya. Menpora tetap bersikukuh untuk tidak mencabut Keputusannya.

Menanggapi persoalan ini Anggota DPR RI, Jefry Riwu Kre angkat Bicara ketka dihubungi dihubungi via telepon jumat 5 Juni 2015 menegaskan , Imam Nahrowi si Menpora itu terkesan berupaya agar PSSI dibekukan karena masalah ini sudah dibicarakan jauh hari sebelum keluar SK Menpora,. Persola ini 2 kali dibicarakan dalam rapat kerja bersama DPR RI. “hasil Raker juga ditandatangan oleh semua pihak baik PSSI, BOPI, Kemenpora dan DPR. Tapi nyatanya dibuat lain.,”ujar jefri.

Menurutnya, Menpora sudah bicara dengan Presiden dan Wapres, hasilnya selamatkan PSSI tapi juga nyatanya yang dibuat lain. Buntut dari semuanya yaitu SK Menpora “Bekukan PSSI,

Ini kayak ibarat , kita nggak tau yang ditandatangan itu apa, kan lagi trend sekarang”. Bisa juga yang ditunjukkan si Menpora demikian., “ Jelasya.

Akibat dari SK Menpora itu Kata Jefri, Indonesia yang rugi. Timnas Indonesia tidak bisa ikut Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona AFC, Kualifikasi Asian Cup 2019 Timnas Senior, MNC Cup Timnas Senior, Kejuaran AFF Championship Timnas U-19, Kejuaraan AFF Championship Timnas U-16, AFC Kualifikasi U-19 dan AFC Kualifikasi U-16. Bahkan semua bentuk pembinaan atlet sepakbola tanah air tidak diakui.

“ Menpora jangan ego karena saya curiga ada tendensi lain terhadap kepengurusan Lanyala sebagai Ketum PSSI. Jangan sampai si Menpora hanya tidak suka pada Lanyala jadi Ketum makanya PSSI yang jadi korban,”Ungkap Jefri.

Menpora harus cabut SK-nya.” Kami DPR RI akan gunakan hak Interpelasi karena Menpora juga sudah 2 kali mangkir dari udangan kami. Jika kali ini masih mangkir lagi kami akan panggil paksa, dan dapat diduga Menpora ini sudah ada niat untuk bekukan PSSI sejak Lanyala jadi ketua. Jika Menpora tidak ada itikat baik untuk memperhatikan rekomendasi FIFA maka dapat dikatakan Menpora itu ngawur saja, ungkap,” Calon Walikota Kupang Periode 2017 ini.(*tim)