Ketua Komda Pemuda Katolik DIY Dilantik

Ketua Umum Pemuda Katolik Indonesia Agustinus Tamong Mbapa sedang memberikan Panji Pemuda Katolik kepada Ketua Komda DIY Agustinus Yun Budiarta. Gambar di ambil, Minggu 7 Juni 2015

Ketua Umum Pemuda Katolik Indonesia Agustinus Tamong Mbapa sedang memberikan Panji Pemuda Katolik kepada Ketua Komda DIY Agustinus Yun Budiarta. Gambar di ambil, Minggu 7 Juni 2015

Zonalinenews-Yogyakarta, Ketua Komda  Pemuda Katolik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atas nama Agustinus Yun Budiarta resmi dilantik pada, Minggu 7 Juni 2015 di Margasiswa Perhimpunan Mahasiswa katolik Republik Indonesia (PMKRI) Yogjakarta. Agustinus Yun Budiarta dilantik menggantikan Ketua Komda Pemuda Katolik DIY Sebelumnya Ignasius Ganjar Tri Hantoro yang menjadi Komda Pemuda Katolik selama tiga priode berturut-turut. Agustinus Yun Budiarta sendiri akan memimpin sebagai Komda Pemuda Katolik untuk masa jabatan Periode 2015/2018.

Ketua Umum Pemuda Katolik Republik Indonesia Agustinus Tamong Mbapa dalam sambutannya mengatakan, saat ini pengurus pusat pemuda katolik sedang melakukan pembenahan internal organisasi. Sehingga dari pengurus pusat, sampai komda maupun cabang juga sedang melakukan pembenahan secara kedalam. “ Karena selama ini juga ada yang melanggar konstitusi misalnya kepengurusan yang telah melewati masa, bahkan ada yang memipin selama sepuluh tahun jadi pengurus komda atau cabang. Jadi harus segera dilakukan pembenahan. Karena pemuda katolik merupakan organisasi pengkaderan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemuda katolik bukan organisasi milik pribadi yang dalam perjalanannya dilakukan seenaknya oleh pengurus baik ditingkat komda maupun ditingkat komcab. Namun pemuda katolik merupakan organisasi milik publik indonesia, sehingga dalam penyelenggaraan harus berdasarkan regulasi yang telah dibuat bersama. “ jadi sekarang kita akan turun ke komda maupun cabang untuk melakukan pembenahan, dan ini salah satu langkah untuk melakukan konsolidasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, pada saat bersamaan pemuda katolik telah melauncing websitenya, sehingga baik pengurus komda maupun pengurus cabang dapat mengakses semua materi ataupun informasi kekinian tentang pemuda katolik di website tersebut. Dijelaskan juga, pada bulan agustus nanti pemuda katolik akan melakukan konggres di Batam. Dalam konggres tersebut akan dibicarakan soal kebersamaan dan juga arah gerak dari pemuda katolik dimasa yang akan datang. “ Jadi kita akan segera melakukan konggres, sehingga saya harapkan pada konggres dibatam bulan agustus nanti harus datang semua setiap komda dan komca karena dalam forum tersebut kita akan membicarakan arah gerak dari organisasi ini kedepannya,” ujarnya.

Ketua Komda pemuda katolik Demisioner Ignasius Ganjar Tri Hantoro dalam kesempatan itu mengatakan, selama kepemimpinan dirinya kurang maksimal dalam menjalankan roda kepemimpinan. Hal itu disebabkan oleh kondisi DIY yang sangat menantang dan tertantang bagi para kadernya sehingga belum mampu mengalahkan serigala. “ jadi memaang kita belum maksimal menjalankan roda kepemimpinan. Tapi selama ini kita konsen di pembenahan organisasi saja,” jelasnya.

Ketua Pemuda Katolik yang baru dilantik Agustinus Yun Budiarta dalam kesempatan itu mengatakan, dirinya terplih melalui musyawara komda yang terjadi di gunung kidul pada bulan februari lalu. Dalam kepemimpinan dirinya mengharapkan agar semua cabang bersama anggotanya dapat aktif dalam menjalankan segala program dan kegiatan komda. “ Dengan keaktifan semua anggota maka kita dapat melakukan program dan kegiatan dan tetap mempertahankan eksistensinya pemuda katolik di seluruh antero jogja,” ujarnya.

Menurutnya, pemuda katolik merupakan organisasi pengkaderan, sehingga kaderisasi harus berjalan. Dalam waktu dekat, komda pemuda katolik melalui komcanya akan melakukan penerimaan anggota baru. Dengan adanya penerimaan anggota baru,dirinya mengharapkan kaderisasi dapat berjalan. “ Dalam waktu dekat kita akan lakukan penerimaan anggota baru. Ya minimal setiap cabang ada sekitar 20 orang calon anggota yang benar-benar siap menjadi anggota. Sehingga mereka itu nantinya dapat menjadi penerus organisasi ini,” ujarnya. (Tommy Mnulangi).