Melanggar Kesepakatan DPRD Flotim Kesal Dengan Kadis Kesehatan

Sekertaris komisi C Ahmad Muhktar

Sekertaris komisi C Ahmad Muhktar

Zona Line News, Larantuka- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Flores Timur (Flotim), berang dengan penetapan tenaga kontrak Kesehatan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Flotim, Yoseph Usen Ama. Pasalanya penetapan yang dilakukan Kadis Kesehatan tidak sesuai dengan prosedur. Hal itu disampikan salah satu anggota DPRD Kabupaten Flotim, Yohanes Paru, kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa 03 Jun 2016 Pukul 18.00 wita.

Paru melanjutkan, kadis kesehatan telah melanggar kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Flotim. Dalam kesepakatan itu yang dianggap penting diantaranya sebanyak seratus orang tenaga kesehatan merupakan orang yang berprofesi kesehatan atau berpendidikan Kesehatan . Tidak dibutuhkan tenaga administarsi kantor dan sopir. “yang dibutuhkan masyarakat Flotim itu, bidan dan perawat, bukan sopir dan tenaga administarsi. Kabupaten Flotim masih kekeurangan tenaga medis, maka lembaga politik mengusulkan seratus orang tenaga kotrak, untuk melayani wilayah yang sulit dijangkau,bukan menerima tenaga kontrak karena hubungan kekerabata,”tegas Paruh.

Hal senada juga disampaikan sekertaris Komis C,DPRD Flotim, Ahmad Muhktar ketika ditemui Zonalinenews, pada Rabu,03 Jnui 2015 menuturkan, penetapan teaga medis yang dilakukan kadis kesehtan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kebutuhan akan tenaga medis itu, merupakan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui lembaga DPRD Flotim.

“DPRD melihat kebutuhan masyarakat akan pentingnya, pendekatan pelayanan kesehatan. Bukan sekedar mengusulkan tenaga kontrak kesehatan,”tegas Mukhtar.

Ia melanjutkan, DPRD akan segera memanggil kadis kesehatan dan melakukan cros cek data, dan meminta penjelasan kadis kesehatan atas latar belakang peentapan tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan prosedural.

“Kadis kesehatan menetapkan tenaga kesehatan sudah keluar dari roh serta keputusan DPRD Flotm. Pengusulan dan penetapan tenaga kontrak Flotim merupakan belas kasiahan yang dilakukan DPRD kepada tenaga kesehatan yang suda lama mengabdikan dirirnya tanpa di upah,bukan atas dasar kemauan pribadi dan golongan pemerintah kabupaten Flores Timur,”kritiknya. (*polce Atakey)

.