Meristek Sebut Kabupaten Kupang Kedepan Ekonominya Berubah

Menristek Dan Dikti Muhammad Nasir saat berkunjung ke kabupaten Kupang meninjau Lokasi Peternakan Sapi

Menristek Dan Dikti Muhammad Nasir saat berkunjung ke kabupaten Kupang meninjau Lokasi Peternakan Sapi

ZONALINENEWS – OELAMASI, Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dan Dikti) Muhammad Nasir mengatakan, Kabupaten Kupang kedepannya harus bisa menjadi salah satu  Kabupaten yang mempunyai perubahan ekonomi lebih baik, dari segi pertanian dan peternakan untuk masyarakatnya.

 Menurutnya, di Kabupaten Kupang perlu suatu perubahan dalam melakukan pengelolaan pertanian dan peternakan.  Pasalnya, bibit sapi lokal di Kabupaten Kupang sangat bagus dan berpotentisi tinggi. “Universitas Ristek Dan Dikti akan melakukan perubahan yang sangat segnifikan bagi para petani pertenakan serta petani padi untuk mendapatkan hasilnya yang lebih baik. “Saat ini di Kabupten Kupang bibit sapi lokalnya sangat bagus. Maka dari itu kita akan melakukan teknologi rekayasa genetik atau melakukan suntikan terhadap sapi – sapi betina sehingga semua sapi betina di Kabupaten Kupang bisa bunting secara bersamaan, “ungkap Menristek Dan Dikti Muhammad Nasir dalam sambutannya pada saat melakukan kunjugan pada acara Inseminasi Buatan (IB) di kawasan pengembangan peternakan sapi terpadu dharma jaya karya kupang di Desa Fatu Teta, Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, Senin 1 Juni 2015 pukul 10.30 wita.

Dikatakan, untuk pengembangan sapi – sapi di Kabupaten Kupang yang hanya biasanya pada saat umur dua atau tiga tahun beratnya hanya mencapai 200 sampai 300 kilo saja perekornya. Dengan ilmu yang dimiliki Universitas Ristek Dan Dikti perubahan ini kita akan lakukan peningkatan bobot berat sapi dalam setiap tahunnya  bobot berat sapi bisa sampai 300 kilo sehingga umur sapi apa bila umur sapi tiga tahun bobot beratnya sudah bisa masuk 700 sampai 800 kilo perekornya.

 “Riset peningkatan bobot berat sapi ini kita sudah dilakukan di Daerah Jawa dan Kalimantan. Maka dari itu bibit – bibit sapi yang sangat bagus di Kabupaten Kupang ini kita akan lakukan seperti yang kita sudah lakukan di Daerah Jawa Barat dan Kalimantan, “kata Muhammad.

Pengembangan ini tentunya akan dilakukan di Kabupaten Kupang katanya, selain Kabupaten Kupang mempunyai bibit yang bagus pengembangan ini sudah menjadi program Menristek Dan Dikti sehingga masyarakat Kabupaten Kupang juga bisa merasakan program Pemerintah pusat dalam hal ini Menristek Dan Dikti. “Dengan adanya program ini tentunya masyarakat Kabupaten Kupang akan merasa sapi – sapi betinanya tanpa sapi jantan tetapi bisa bunting bersamaan setiap tahunnya, “ungkapnya.

Sementara itu masalah pertanian saat ini yang di alami masyarakat Kabupaten Kupang katanya, minimnya air sehingga pada musim panas tiba sawah – sawah tadahan hujan ini menjadi kendala besar dalam pengairan. Kekeringan ini juga berdampak pada sawah tetapi berdampak juga pada pada ternak sapi karena sapi disini sangat kekurangan minuman dan pangan ternak sehingga ternak menjadi kecil – kecil.

“Kita akan bekerja sama dengan Kementrian PU untuk melakukan pengembagan embung yang ada disesa ini sehingga kebutuhan air untuk sawah dan ternak semuanya bisa terpenuhi, “jelasnya.

Ia mambahkan, di Kabupaten Kupang sendiri juga akan ditanami bibit padi gogo karena padi gogo ini sangat bisa bertahan ditahan yang kering sehingga pada saat musim penghujan nanti petani disini bisa mendapatkan hasil sembilan ton perhektarnya dari pada hasil sebelum – belumnya yang mana petani disini hanya setiap hektarnya hanya mendapat tiga ton setiap panen.

 Lanjutnya, pada saat musim kering bibit padi gogo ini bisa menghasilkan empat sampai lima ton setiap masa panennya. “Jerami padi gogo bisa dijadikan pakan ternak maka dari itu ketika lahan ini usai aktifitas panenen padi,  lahan sawah jagan dibakar karena jerami ini bisa difungsikan untuk pakan ternak sehingga ternak disini sangat tidak kekurangan pakan seperti sebelum – belumnya, “katanya.

Ia berharap, dalam melakukan kerja sama masyarakat pemilik lahan dan pemerintah pusat ini bisa berjalan dengan baik sehingga apa yang sudah menjadi kesepakatan ini bisa berjalan panjang dan bisa berdampak lebih baik lagi untuk masyarakat Kabupaten Kupang sendiri. Lahan persawahan masyarakat yang nantinya akan digunakan oleh Pemerintah Pusat dan di keloloh sendiri oleh masyarakat, yang dibutuhkan sekitar 300 hektar. Maka dari itu kita sangat berharat kerja resan dari masyarakat sendiri dan ada dorongan dari Kepala Daerah dalam hal ini Bupati dan Gubernur. “Kita harus bisa gemukan sapi – sapi kita yang kurus dan kita juga harus bisa fungsikan seluruh sawah – sawah kering yang ada disini sehingga seluruh petani dan peternak kedepannya harus bisa sejahtera, “tegas Muhammad.

Pada kesempatan itu Bupati Kupang Ayub Titu Eki berharap, dengan kedatangan orang – orang pusat ini bisa melihat, dan mendengar keluhan  keadaan yang terjadi masyarakat di daerah tertinggal ini sehingga daerah ini bisa mendapat perhatian juga dari Pemerintah Pusat. Lanjutnya, pihaknya sangat berharap Pemerintah Pusat bisa membantu untuk memajukan masyarakat Kabupaten Kupang. “Dengan kedatangan bapak ibu dari pusat , sayaa harap bisa membawa perubahan masyarakat Kabupaten Kupang, “ungkapnya.

Dikatakan, dari periode ke periode masa kepemimpinan Presiden RI Kabupaten Kupang hingga saat ini masih saja tertinggal. “Kita berharap agar mutu kita tetap terjaga dan pengembangannya lebih pesat lagi. Selama ini di Kabupaten kupang sering terjadi mutu ternaknya sangat tinggi tetapi pengembangannya sangat berkurang. Maka dari itu saya sebagai Kepala Daerah juga selaku perwakilan bagi masyarakat sangat mendukung program Pemerintah pusat yang ingin memajukan ekonomi masyarakat Kabupaten Kupang, “tegasnya. (*hayer)