NTT Masuk Urutan Lima Daerah Rawan Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)  Provinsi NTT, Aloysius Dando

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT, Aloysius Dando

Zonalinenews,Kupang- Saat ini Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempati urutan ke Lima sebagai daerah rawan pengedaran narkoba. Pasalnya, dari segi topografi NTT yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetengga seperti  Timor Leste dan Australia menyebabkan penyebaran barang haram tersebut masuk hingga ke wilayah NTT.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)  Provinsi NTT, Aloysius Dando di ruangan kerjanya, 29 Juni 2015.

Alo menjelaskan, untuk mencegah hal tersebut, BNN saat ini telah melakukan upaya pencegahan seperti sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana bahaya Narkoba. Selain itu, untuk mencegah penyebaran narkotika di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) BNN bekerja sama dengan Kantor Wilayah Agama (Kanwil Agama) sebagai nara sumber mensosialisasikan bahaya narkoba dikalangan PNS.

Sementara itu sebagai tindakan pemberantasan di daerah perbatasan BNN telah melakukan pagelaran, sosialisisai dan advokasi tentang bahaya Narkoba di daerah-daerah perbatasan. Saat ini lanjutnya, BNN terus melakukan operasi di tempat-tempat keramaian seperti tempat hiburan malam yang ada di Kota Kupang.

Ia menjelaskan, sesuai hasil penelitian Tim kedokteran Universitas Indonesia (UI) para pengguna Narkoba di NTT sebanyak 52 ribu orang. Sesuai data BNN Provinsi pengguna narkoba paling banyak dikalangan pemuda-pemuda penganggur sekitar 22%, kalangan  mahasiswa pelajar 27% dan kalangan PNS sebesar 41%. Olehnya, dirinya mengharapkan kerjasama seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan informasi kepada BNN. “Sesuai UU No 35 Tahun 2009 pasal 54 yang menyatakan bagi para pecandu narkoba itu harus direhabilitasi gratis tanpa proses hukum. Mereka harus diobati penyakitnya, karena mereka itu hanya korban,” ungkapnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Polda NTT untuk membangun Pos Pelayanan Pemeriksaan Terpadu (PPPT) di setiap daerah perbatasan, diantaranya Kabupaten Manggarai yang berbatasan dengan Nusa Tenggara Barat (NTB), Kabupaten Sikka yang berbataan dengan Makasar, Kabupaten Atambua yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. (*Amar Ola Keda)