Oknum Pegawai Unit PD Pasar Kasih Diduga Lakukan Pungli

Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Melki Balle saat menerima kedatanagan para pedangang pasar kasih di Gedung DPRD

Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Melki Balle saat menerima kedatangan para pedagang pasar kasih di Gedung DPRD

Zonalinenews-Kupang, Oknum Pegawai Perusahaan Daerah (PD) Pasar Unit Pasar Kasih Naikoten Satu Kota Kupang , Berinisial SA diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap sejumlah pedagang pasar kasih Naikoten satu Kupang. Hal ini terungkap ketika puluhan pedagang pasar kasih Naikoten Satu Kupang yang dikoordinir, Saul Sinlaeloe dan Dion Dethan Senin 22 Juni 2015 mendantangi DPRD Kota Kupang meminta agar DPRD Kota menutup tempat berjualan yang berada di lokasi Parkiran yang saat ini digunakan para pedagang sebagai tempat berjualan karena bila lokasi parkiran digunakan, untuk berjualan banyak pedagang yang lokasi dagangannya berada didalam pasar (jauh dari lokasi parkiran) dirugikan.

“Tempat parkir seharusnya diperuntukan sebagai tempat parkir bukan untuk tempat berjualan, Demikian diungkapkan Saul Sinlaeloe di depan Komisi II DPRD Kota Kupang, Senin 22 Juni 2015 pukul 11.30 wita.

Menurutnya, semenjak pemberlakuan tempat parkir sebagai tempat berjualan, menyebabkan para pedangang yang lokasi jualan berada dalam pasar dirugikan . Bukan hanya itu dengan diberlakukan penjulan di lolakasi parkir , ada oknum pegawai PD pasar mengambil kesempatan lalu melakukan dugaan pungutan liar kepada para pedangang. “Para pedangang yang berjualan diatar motor dilokasi parkiran dikenakan biaya sebesar 10.000 dan diatas aspal parkiran sebesar 5000 rupiah tanpa mengunakan bukti retribusi karcis ,” jelas Sinlaeloe.

Menanggapi pengaduan para pedangang Ketua II DPRD Kota Kupang, Melkianus Balle pada kesempatan tersebut menegaskan kepada Direktur PD Pasar untuk segara menindak lanjuti laporan pedagang dan meminta Dirut PD Pasar menelusuri pengawainya yang diduga melakukan pungutan liar terhadap para pedangang. “ Saya minta Dirut PD pasar untuk menelurusi oknum ini , ” pinta Melki .

Sementara itu Direktur PD Pasar, Alex Lende Bayo pada kesempatan tersebut didepan anggota Komisi II DPRD Kota Kupang dan Para pedangang yang melakukan demo menjelaskan, dirinya berjanji akan menelusuri dugaan pungutan lair yang melibatkan pegawai PD Pasar. Kalau itu merupakan pegawainya dirinya akan memberikan saksi berat, dan apabila bukan pegawai PD Pasar dirinya akan melaporkan aksi pungutan tersebut ke Polisi untuk diproses Hukum. “Kalau oknum tersebut bukan pegawai saya akan proses hukum dan bila pegawai saya diberikan hukuman keras,” jelas Lende bayo.

Sementara itu Oknum Pegawai PD Pasar SA yang diduga melakukan pungutan liar , ketika dikonfermasi Via telpon terkait persoalan ini belum bisa memberikan klarifikasinya karena yang bersangkutan tidak bisa dihubungi sebab nomor handpone yang bersangkutan tidak aktif . (*tim)