Pelaku Cabul Adalah “Oknum” Tidak Ada Kaitan dengan Lippo

Kurniadi Yunus alias Uki

Kurniadi Yunus alias Uki

Zonalinenews –Kupang, Manajemen Lippo Mall melalui Public Relation Manager Nidia N. Ichsan, Sabtu 27 Juni 2015 pukul 12.15 wita pertelpon dan melalui press rilisnya yang dikirim ke redaksi zonalinenews menyampaikan keberatan atas pemberitaan zonalinenews dengan judul Manager Finance LIPPO PLASA Kupang Diduga Pelaku Cabul.

Dalam memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai dengan fakta. Kami sampaikan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh “Oknum” merupakan perbuatan pribadi, atas nama pribadi, tidak ada kaitan dan hubungan sama sekali dengan tempat dimana oknum bekerja.

Nindia  menjelaskan, tempat kejadian perkara juga bukan tempat dimana “Oknum” bekerja, hal ini menegaskan bahwa Lippo Plaza Kupang sama sekali tidak ada kaitan dan tidak layak masuk dalam pemberitaan bahkan untuk penggunaan sebagai judul berita.

“Atas fakta yang kami sampaikan diatas, mohon dilakukan perbaikan atas pemberitaan tulis  dengan fakta yang kami sampaikan diatas,” tegasnya.

Nindia menambahkan, saat ini kasus ini sedang ditangani oleh kepolisian setempat, Lippo Plaza Kupang menghormati proses hukum yang berjalan, dan Lippo Plaza Kupang tidak akan mentolerir oknum-oknum yang melakukan perbuatan yang amoral.

Kami berharap, untuk ke depan kerjasama kita akan berlangsung dengan baik dan pihak Zonalinenews memuat hak jawab ini sebagai berita sanggahan atau ralat. Demikan saya sampaikan, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Sebelumnya diberitakan Manager Finance LIPPO PLASA Kupang Diduga Pelaku Cabul

Salah satu Manager Finance LIPPO PLASA  Kupang, Kurniadi Yunus alias Uki (49) diamankan Anggota Polres Kelapa Lima Kupang dengan dugaan pencabulan terhadap Bunga  (3)nama samaran korban . “Kurniadi Yunus alias Uki kita amankan sekitar pukul 21.30 wita atas laporan ibu korban  Devi, “kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kelapa Lima Kupang I Nyoman Budi Artwan, SH. melalui Penyidik Polsek Kelapa Lima Bripol Yusina Ptutirulan, SH. Kepada wartawan diruang kerjanya, Jumat 26 Juni 2015 pukul 13.30 wita.

Menurut Bripol Yusina, ibu korban Devi adalah warga Kelurahan Sikumana Kota Kupang yang kesehariannya bekerja sebagai pembantu  rumah tangga di salah satu rumah warga warga Hidayat yang tinggalnya di Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang.

Dilanjutnya, majikan ibu korban tersebut juga memiliko kos – kosan dimana pelaku sendiri yang beridentitas sebagai warga asal Jawa Tengah ini salah satu penghuni kos tersebut.

“Awal kejadian menurut ibu korban, sekitar pukul 9.00 wita pelaku hendak berangkat bekerja korban sendiri masih bercanda dengan pelaku. Ketika ibu korban melakukan aktifitasnya didapur, kurang lebih lima menit ibu korban mendegar teriakan tangisan korban, “katanya.

Ketika mendengar jeritan itu ungkapnya, ibu korban lansung keluar dan ingin melihat korban yang kesehariannya bermain dengan anak majikannya. Namum ketika ibu korban keluar ibu korban melihat pelaku baru saja membuka pintu dan korban kerluar dari dalam kosnya dengan tangisan. “Korban yang keluar dari dalam kos dengan keadaan menagis lalu ibu korban langsung mengambil korban dan mengendonnya. Korban yang menahan kesakitan oleh perbuatan cabul pelaku itu korban pada pukul 14.00 wita bandan koban panas tinggi terasa seperti Demam. Merasa ketakutan untuk bertanya kepada pelaku ibu korban langsung membawa korban ke RS Bayangkara untuk di periksa, “ungkapnya.

Dijelasnya, Korban yang ditangani pemeriksaan oleh dokter RS Bayangkara, korban mengalami sobekan dibagian kemaluan korban hingga apabila kencing korban mengalami kesakitan. Dari hasil pemariksaan di RS Bayangkaran Dokter langsung mengarahkan ibu korban untuk melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke pihak kepolisian terdekat.

Usai melakukan pemeriksaan di RS Bayangkara Kamis 25 Juni 2015 lalu  pukul 15.30 wita ibu korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kelapa Lima. Dan berdasarkan hasil laporan dan pemeriksaan pihak RS Bayangkara pelaku langsung diamankan sekitar pukul 21.30 wita pada saat pelaku masih menjalankan aktifitasnya di LIPPO PLASA Kupang.

“Berdasarkan hasil pemerikasaan dokter juga kami sudah menahan dan menetapkan pelaku sebagai tersangka pencabulan terhadap anak dibawa umur. walau pun pada saat pemeriksaan pelaku sendiri belum mau mengakui perbuatannya itu, “jalas Yusina.

Pantauan Zonalinenews di Polsek Kelapa Lima usai melakukan pemeriksaan dari ruang penyidik pelaku langsung digiring kedalam ruang tahanan. Saat digiring pelaku hanya bisa berdiam dan menundukan kepala. (*tim)