Pilkada Serentak Awas Oknum Klaim Dukungan Partai Demokrat

Jeriko Korwil Bali Nusra Pilkada Serentak dan Putu Rudiana   DPP Partai Demokrat

Jeriko Korwil Bali Nusra Pilkada Serentak dan Putu Rudiana DPP Partai Demokrat

Zonalinenews-Jakarta, Koordinator Wilayah Partai Demokrat (Korwil PD) untuk Pilkada Serentak Seluruh Indonesia Tahun 2015 Jefri Riwu Kore atau Jeriko yang juga anggota Komisi X DPR RI menegaskan bahwa Partai Demokrat saat ini telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendorong figur-figur dan kader-kader terbaik dan berkualitas untuk mengabdi sebagai kepala daerah. Ini dikatakan Jeriko selaku Korwil dalam jumpa pers diruang kerjanya sebelum mengikuti harmonisasi RUU Pertanahan pagi tadi Kamis pagi, 18 Juli 2015.

Hadir dalam jumpa pers tersebut DPP PD Putu Rudiana, Juru Bicara Jeriko Center Ian Haba Ora, Staf Ahli DPR RI A 445 Hendrikus Markus Dhema.

Jeriko dalam confrensi perssnya menyatakan dirinya diberi penugasan oleh partai untuk aktif terlibat membesarkan Partai Demokrat asuhan SBY untuk hadir mendorong kader dan figur terbaik daerah agar lebih intens dan pro aktif membangun daerah melalui pengabdiannya sebagai kepala daerah baik bupati/walikota atau gubernur.

Ia menuturkan, tugas ini akan dilakukan oleh dirinya dan tim pilkada untuk melaksanakan proses penjaringan bakal calon kepada daerah untuk menentukan bakal calon yang akan diusung Partai Demokrat nantinya. Tidak menutup kemungkinan jika PD akan berkerjasama dengan pihak-pihak terkait di luar partai dalam proses penjaringan sesuai dengan dinamika perkembangan politik setempat.

“Tim ini juga akan mengadakan komunikasi serta kerjasama dengan partai politik lainnya apabila harus berkoalisi untuk memenuhi persyaratan minimal jumlah kursi atau jumlah suara yang telah ditentukan agar dapat mengusung bakal calon kepala daerah,” ucap Jeriko.

Lanjutnya, setiap figur atau kader yang melamar dari partai harus memenuhi mekanisme partai yang telah digariskan dalam peraturan organisasi, dan sampai saat ini proses tersebut masih berlangsung.

Jeriko saat ditanyakan awak media tentang klaim beberapa figur dan kader di daerah yang mengklaim telah lolos dan diusung oleh Partai Demokrat, mengungkapkan, “tidak benar jika ada klaim seperti itu. Partai memiliki mekanisme internal yang harus ditaati dan dilakukan. Sampai saat ini di wilayah yang menjadi tanggungjawabku belum ada keputusan partai,” ujar mantan mahasiswa teladan seluruh Indonesia ini.

Lanjutnya, mekanisme partai sampai saat ini masih berjalan dan sampai saat ini pun Partai Demokrat belum menentukan sikap karena masih menunggu tahapan mekanisme partai yang dilakukan. Saya harap masyarakat jangan terprovokasi dengan ulah oknum tersebut,” ungkap Jeriko calon Walikota 2017.

Ditanya apakah harus kader partai yang diusung, Jeriko berpandangan Partai Demokrat memiliki mekanisme internal partai. “Di beberapa daerah, Partai Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain. Namun pada prinsipnya, kandidat yang diusung partai harus berintegritas tinggi dan berdidakasi. Kandidat juga harus memiliki track record yang baik. Pertimbangan utama dari partai, kandidat harus memiliki bukti nyata kerja untuk rakyat. Kita tunggu saja putusan tahapan mekanisme yang sedang dilakukan tim pilkada kabupaten/kota yang sedang berjalan,” ucap Jeriko.

Perlu diketahui, komposisi tim pilkada sesuai dengan peraturan organisasi Partai Demokrat Nomor: PO/01/DPP.PD/II/2015 tentang pemilihan calon kepada daerah, komposisi tim pilkada terdiri atas 2 orang DPP PD, masing-masing 2 orang dari DPD dan DPC yaitu Ketua dan Sekretaris atau pengurus harian yang ditunjuk. Ketua tim pilkada adalah ketua DPD PD.

DPP PD Putu Rudiana yang hadir dikesempatan itu mendukung penuh yang disampaikan Jeriko koleganya di Demokrat, “jangan percaya pihak-pihak yang membodohi masyarakat dengan mengaku dan mengklaim telah mendapat dukungan partai Demokrat untuk maju pilkada kabupaten/kota. Informasi itu sangat menyesatkan. Apalagi sebut-sebut nama SBY. Tidak benar itu. Mekanisme partai masih berjalan sampai saat ini. DPP belum menentukan keputusan pada kandidat mana yang didukung. Rekan-rekan media tolong informasikan ini,” ucap Rudiana.

Putu melanjutkan, “informasi bodong seperti klaim partai itu sudah disampaikan oleh juru bicara Jeriko Center kepada kami, khususnya di NTT. Untuk itu perlu kami tegaskan sekali lagi informasi klaim partai oleh kandidat itu itu menyesatkan dan membodohi publik. Saya dan pak Jeriko juga sudah tegaskan sewaktu konfrensi pers di NTB dan Bali, hati-hati dengan klaim partai” tutup Rudiana.

Ia juga menjelaskan bahwa DPP PD saat ini sedang memonitoring tingkah laku pengurus PD di daerah yang mencoba untuk deal-deal politik untuk kepentingan elit. “Jika ada yang demikian, maka DPP akan memberi sanksi tegas terhadap pengurus di daerah yang mencoba membangun deal politik dengan kepentingan elit yang korup. Mekanisme partai yang terjadi saat ini telah ada prosedur yang harus ditaati bersama. Dukungan Partai Demokrat harus kepada kandidat yang berintegritas dan berdedikasi tinggi,” tegas Rudiana.

Ian Haba Ora juru bicara Jeriko Center yang ditemui usai conferensi pers tersebut mengatakan informasi bentuk klaim partai secara sepihak yang diperolehnya disampaikan kepada DPP melalui Jeriko dan Putu Rudiana sebagai korwil pilkada serentak karena partai pimpinan SBY disebut-sebut oleh kandidat tertentu telah memberi dukungan keputusan, padahal itu tidak benar. Bahkan Ian mengaku tidak di lapangan saja, namun mereka berani mengubarnya dalam media sosial. “informasi mereka menyesatkan dan penuh anomali. Jika tidak segera diinformasikan hal yang sebenarnya oleh pengurus DPP dan Korwil Pilkada maka perbuatan klaim partai akan marak dan itu adalah penyesatan,” ungkap Ian alumni Fapet Undana.

Perlu diinformasikan, jadwal pilkada di NTT telah ditetapkan KPU sebanyak 8 kabupaten, diantaranya Kab. TTU, Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada, Manggarai, Manggarai Barat, Belu dan Sabu Raijua. Sedangkan pilkada Malaka masih menunggu informasi lanjutan dari KPU.(*tim)