PPK Kelubagolit Akui Belum Bayar Honor PPS Pilpres

Berita Acara kesepakatan pembayaran Honor PPK

Berita Acara kesepakatan pembayaran Honor PPK

Zonalinenews-Flotim , Pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kelubagolit mengakui belum membayar honorarium Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan Kelubagolit. Hal ini tertuang dalam salinan berita acara rapat adhoc PPK, PPS, Sekretariat PPK dan PPS Kecamatan Kelubagolit pada tanggal 29 Juni 2015 yang diterima wartawana zonalinenews melalui Mantan Ketua PPS Desa Lamapaha Virgilius Boro, Rabu 03 Juni 2015.

“Pihak sekretariat PPK menyatakan permohonan maaf atas kelalaian yang secara jujur telah terjadi dalam tingkat penyelesaian keuangan,” urai Boro

Lebih lanjut mantan Ketua PPS Desa Lamapaha menjelaskan dalam rapat adhoc tersebut disepakati batas penyelesaian hak baik di tingkat PPK, PPS maupun di tingkat Sekretariat PPK dan PPS terhitung dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 5 juni 2015.

PPS bekerja selama 3 bulan (mei, juni dan juli) pada tahun 2014, namun hingga sekarang biaya operasional dan honorarium PPS se-kecamatan Kelubagolit untuk bulan juni 2014 belum dibayar.

“Apabila dalam tenggat waktu tersebut hak-hak kami tidak segera dipenuhi maka kami akan mendatangi pihak KPUD flotim untuk bersama-sama melaporkan oknum sekretariat PPK Kelubagolit ke kejari larantuka, ” tegas Boro

Rapat ad hoc diikuti oleh 23 orang yang terdiri dari Camat, unsur PPK dan unsur PPS se kecamatan Kelubagolit. Kesepakatan dalam rapat tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh Rafael Klake Laot (mantan Ketua PPK), Antonius Doni Helan (mantan Anggota Sekretariat PPK) Virgilius Boro (mantan Ketua PPS Lamapaha), Rofinus Duli Tupen (mantan sekretariat PPS Mangaaleng), dan mengetahui Camat Kelubagolit Kornelis Kowa Deket, S.Sos. (Kanis Tokan)