Status RSUD Kefamenanu Tipe C , Namum Kekurangan Dokter Spesialis

RSUD Kefamenanu

RSUD Kefamenanu

Zona Line News- KEFAMENANU, Kini  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah beralih status menjadi rumah sakit tipe C. Dengan demikian, RSUD setempat harus memiliki lima dokter spesialis, untuk itu Pemda TTU pun terpaksa mengambil tenaga dari luar, khususnya mereka yang pernah mengabdi di TTU, sebagai dokter PTT dengan kesepakatan tertentu.

“Sekarang RSUD Kefamenanu sudah naik kelas. Salah satu persyaratan untuk beralih status harus memiliki lima dokter sepesialis seperti spesialis anak, penyakit dalam, bedah, anestesi serta kebidanan dan kandungan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan TTU, dr. Zakarias Dery Fernandes, saat menghadiri peletakan batu pertama RSU Ibu dan Anak Leona di Kefamenanu, pekan lalu.

Dikatakannya, saat ini TTU mengalami kekurangan kader seperti dokter. Pasalnya, anak-anak asli TTU belum ada.

“Kalau dokter ahli anak dari sini (TTU) sangat kurang, termasuk dokter umum. Jadi, untuk dokter spesialis kita ambil teman-teman yang pernah mengabdi di TTU sebagai dokter PTT, dengan kesepakatan jika sekolah lima tahun, mereka mengabdi enam tahun,” ujarnya.

RSUD Kefamenanu, diakui Fernandes, baru mempunyai dua orang dokter spesialis, sementara tiga di antaranya dikontrak dari luar.
“Kita punya dua dokter spesialis, yakni penyakit dalam dan penyakit anak, sementara tiga lainnya kita kontrak lewat program sister hospital dengan Fakultas Kedokteran Frawijaya, mendatangkan kebidanan, kandungan dan anestesi. Sementara dokter bedah dari Fakultas Kedokteran Udayana Bali,” terangnya.

Saat ini, diakui Fernandes, Pemkab TTU membiayai 15 orang untuk menjadi dokter. Tiga di antaranya sudah lulus, salah satunya sudah ditempatkan di puskesmas daerah setempat (Puskesmas Haekto). Sementara, dua lainya sudah dilantik dan disumpah menjadi dokter, namun masih melaksanakan program kementerian kesehatan untuk dokter magang selama setahun di Atambua dan Kupang. “Kita akan panggil untuk mengabdi di Kefamenanu,” ujar Fernandes. (Devv)


TAG