Tarian NTT Meriahkan Opening Ceremony NOC 2015 Di Jogja

Tarian NTT Kolaborasi

Tarian NTT Kolaborasi

Zonalinenews-Yogyakarta, Mahasiswa-mahasiswi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di Yogyakarta memiliki kreativitas yang tinggi. Kebanyakan setiap daerah menampilkan seni tarian sesuai daerah asalnya. Hal yang berebeda terjadi pada Komunitas Mahasiswa Nusa Tenggara Timur Atma Jaya Yogyakarta (KOMANTTA) tarian NTT ditampilkan dalam bentuk satu tarian dalam opening ceremony NOC 2015. “Karena NTT terdiri dari berbagai pulau yang terdiri dari pulau Timor, Flores, Alor, Rote, Sabu, Sumba, Lembata, dan Adonara, maka kami mengambil konsep kolaborasi dengan memadukan tarian dari berbeagai pulau”, jawab Maria Okatviana Toring 30 Mei 2015 di hotel Jayakarta saat ditanyai tentang konsep tarian NTT kolaborasi.

Nilai tersirat dalam tarian kolaborasi tersebut menjelaskan tentang kekayaan budaya yang dimiliki oleh NTT. Salah satu kekeayaan tersebut adalah tarian yang dimiliki oleh NTT, bukan cuman karena NTT merupakan provinsi kepulauan, tetapi di sisi lain, NTT kaya akan perbedaan yang justru menjadi kekayaan yang dimiliki oleh NTT.

Kekayaan yang tidak dilupakan oleh mahasiswa-mahasiswa NTT yang merantau ke Yogyakarta ini diharapakan dapat membuka mata masyarakat NTT untuk melihat dan bangga menjadi orang NTT yang penuh dengan perbedaan, bukannya menjadi batu loncatan untuk saling mengunggulkan etnik masing-masing dengan ego yang tinggi. “Bhineka Tunggal Ika merupakan hal yang membuat kami sadar, bahwa keberagaman budaya telah membuat kita menjadi bangsa yang besar, hal tersebut kami bangun mulai dari NTT lewat bentuk seni tarian kolaborasi yang tidak mengesampingkan perbedaan dan keuthan NTT dalam keberagaman budayanya,” tambah mahasiswi Teknik Sipil Atma Jaya ini yang sering disapa Ona.

Tarian yang begitu elegan dalam opening ceremony Nusantara Organization Cup (NOC) 2015 ini menambah kemeriahan acara opening ceremony pada Sabtu, 30 Mei 2015 di hotel Jayakarta. Tarian yang menjadi tarian penutup setelah prentasi Persaudaraan Kupang Raya Yogyakarta (PERKURAY) ini mengundang perhatian beberpa peserta pagyuyban yang hadir. “Tarian NTT dengan musik berkonsep modern etnik begitu menghimbur dan sangat elegan”, ungkap C. Ricky Pratama saat ditanyai tentang kesan terhadap tarian NTT kolaborasi.(*Exell Silli)