Bob Riwu Tersangka Kasus Human Trafficking Meninggal Dunia

Jenazah Bob Riwu

Jenazah Bob Riwu

ZONALINENEWS – KUPANG, Tersangka Kasus Human Trafficking Nara Putra Sentosa Riwu alias Bob Riwu 50 tahun yang menjalani proses hukumannya di Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Alor, Kamis 9 Juli 2015 pukul 19.30 meninggal  Dunia di RSUD Profesor DR. W.Z. Johanis Kupang.

Istri tersangka Ida Adu kepada Zonalinenews mengatakan, tersangka pada saat menjalani hukumannya di Rutan Alor baru mengalami sakit satu minggu yang lalu, dan sakit yang dialami tersangka hanya sakit biasa yaitu fisik drop. “Ketika tersangka mengalam fisik drop selama satu minggu tersangka langsung diberangkatkan untuk mendapat penanganan medis di RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang yang di dampaingi petugas Kejari Kabupaten Alor, “kata Ida.

Menurut Ida, setelah tersangka dirawat di RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang selama satu minggu, tersangka didiagnosa oleh dokter tersangka mengalami sakit  Maag Kronis, Diare Kronis dan Embeien. “Hari ini tepat satu minggu suami saya dirawat di RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang karena pada saat bawa masuk RSUD dan langsung dirwat juga pada hari kamis minggu yang lalu, “ujarnya.

Sementara itu Kuasa Hukum tersangka Nicko Koilomi merasa Jenazah tersangka diabaiakan oleh pihak Kejari Kabupaten Alor Atau Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasalnya, ketika tersangka meninggal di RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang tidak ada satu petugas dari pihak Kejari Kabupaten Alor maupun Kejadi NTT yang mendampingi jenazah tersangka.

“Tersangka meninggal tidak ada satu petugas yang mendampinginya, sedangkan saat ini keiginan dari pihak keluarga kersangka harus melakukan penyerahan jenazah tersangka dari pihak kejaksaan ke pihak keluarga. Ini sudah hampir sekitar kurang lebih tiga jam satu petugas Kejaksaan yang datang. Apakah untuk menunggu petugas Kejaksaan saja untuk menyerahkan jenazah tersangka kepada keluarga kita harus menunggu sampai besok. Jenazah tersangka harus diserahkan oleh pihak Kejaksaan kepada keluarga tersangka karena saat ini tersangka yang menjali proses hukum ini ditangani oleh Kejasaksaan. Maka dari itu pihak Kejari Kabupaten Alor atau Kejati NTT berhak menyerahkan jenazah tersangka kepada keluarga, “kata Nicko.

Dikatakan, dirinya sebagai kuasa hukum tersangka sudah melakukan pemberitahuan melalui telepon kepada Kabag Humas Kejati NTT Ridwan Angsar atas permintaan keluarga tersangka. Namun, dari Kabag Humas Kejati NTT Ridwan Angsar sendiri mengarahkan agar  kami menghubungi pihak Kejati saja karena khasus tersangka sudah dilimpahkan dan saat ini ditangani oleh pihak Kejari Kabupaten Alor.

Pantuan zonalinenews setelah keluarga menunggu beberapa jam untuk acara  penyerahan jenazah yang diharapkan namum upaya itu sia-sia, karena tidak ada seorang petugas Kejaksaan yang datang saat itu juga. tidak ingin mayat tersangka berada terlalu lama dikamar mayat RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang, tenpa ada penyerahan jenazah keluarga tersangka langsung membawa jenazah menggunakan mobil jenazah RSUD Profesor DR. W.Z. Yohanis Kupang ke diamannya di Kelurahan Nefonaek Kota Kupang untuk disemayamkan. (*hayer)