Delay 11 Jam Penumpang Pesawat Lion Air Bingung di Bandara El Tari Kupang

Pesawat Lion

Pesawat Lion

ZONALINENEWS – KUPANG, Diduga pesawat Lion Air TECHNICAL dengan nomor penerbangan JT 0691 tujuan Kupang – Surabaya dan Jakarta mengalami ganguan teknis pada mesin, puluhan penumpang diturunkan kembali dari atas pesawat. Para penumpang yang diturunkan dari pesawat kebingungan dibandara El – Tari Kupang, Selasa 27 Juli 2015 pukul 10.30 wita.

Salah satu penumpang pesawat lion tujuan Kupang – Surabaya Sukur Bali kepada wartawan merasa kecewa dengan kejadian ini. Pasalnya, seluruh penumpang dibiarkan terlantar begitu saja di Bandara El – Tari Kupang tanpa ada diberikan snek atau minuman sedikit pun dari pihak managemen lion. “Kejadian ini kami sangat kecewa karena kita sudah melakukan cek in penerbangan pertama sejak pukul 4.45 wita. Maka dari itu hingga pukul 9.30 ini perut kita keroncongan (kelaparan) . Kita harus membeli makanan sendiri lagi. Ini sama saja managemen lion mengabaikan perhatiannya terhadap penumpangnya sendiri, saat ini saja kita binggung mau lanjut berangkat atau tidak. Pasalnya, jangan sampai nanti ketika sudah pesawat ini sudah diperbaiki, dan pesawat sudah terbang baru mengalami kerusakan di atas udara. Hal ini yang menbuat kita binggung, “katanya.

Menurutnya, sejak pukul 6.00 wita ketika pesawat sudah bergerak saat lepas lasndas ada informasi dari awak pesawat bahwa pesawat yang kita tumpangi mengalami gangguan teknis.

“Ketika informasi itu dikeluarkan pesawat kembali untuk parkir dan seluruh penumpang disuruh turun kembali ke bandara, “ungkap Sukur.

Pesawat lion tersebut jelasnya, mengalami kencel hingga dua kali. “Kita hanya mendapat pengumuman yang pertama bahwa kita akan diberangkatkan kembali pada pukul 9.00 wita. Namun, hal itu tidak mungkin karena pesawat lion yang inggin kita tumpanggi belum selesai perbaikannya sehingga ada lagi pengumuman kedua yang mengatakan bahwa seluruh penumpang  akan diberangkatkan pada pukul 16.00 wita, “ungkap Sulur.

Hal yang sama  juga disampaikan oleh salah satu penumpang tujuan Kupang – Surabaya Maria Adelaede juga merasa kecewa dengan managemen Lion Air yang terkesan mengabaikan seluruh penumpangnya. “Kita bukannya permasalahan pesawatnya yang rusak, tetapi apa bila ada kejadian seperti ini kita penumpang harus diperhatikan karena kita ini bukan robot yang bisa tahan lapar seharian penuh. Ini perut kita sudah lapar dan kita sudah beli makan diluar baru ada pengumuman untuk kita dipersilahkan makan. seharusnya ketika pesawat ini dikensel lebih dari satu jam kita penumpang ini hari diberikan snek sehingga kita menunggunya tidak terasa jenuh, “kata mahasiswa kesehatan semester tiga disalahsatu universitas di Jawa Timur itu.

Menurutnya, kejadian censel pesawat Lion Air ini membuat aktifitas belajarnya. “Celsel ini sangat mengagu aktifitas belajar saya karena aktifitas belajar sudah mulai masuk dari tangal 27 Juli kemari. Seharusnya saya berangkat sebelum aktifitas belajar saya dimulai, tetapi ketiaka saya inggin membeli tiket sejak minggu lalu semua tiket pesawat penuh maka dari itu saya tertunda brangkat hingga saat ini. Seharusnya saya saat ini sudah berada di universitas saya untuk mengikuti kegiatan. Kerana saat ini saya harus mengikuti kegiatan praktek yang sudah dijadwalkan oleh sekolah saya, “jelas gadis turunan  Timor Leste itu.

Ditambahnya, dirinya harus menjadi penumpang setia yang selalu menunggu hingga pesawat ini diberangkatkan pada jadwal yang sudah ditetapkan. ” Saya siap menunggu disini untuk tetap berangkat mengunakan pesawat ini karena apa bila saya melakukan penukaran pesawat yang lain lagi kemungkinan harganya sudah bebrbesa dan bisa jadi malambung lebih tinggi. Maka dari itu dari pada repot – repot biar saja saya menunggu sampai pesawatnya selesai dikerjakan dan kita sendiri segera diberangkatkan. Informasi yang kita dapat tidak salah petugas tehnik dan peralatan yang inggin diganti dipesawat tersebut baru bisa tiba di Kupang dari Surabaya pada pukul 14.00 wita nanti.

Sementara itu Station Manager Lion Air Eduardus Arik saat itu juga dikonfirmasi Zonalinenews diruang kerjanya mengatakan, masalah yang terjadi pada pesawat Lion Air TECHNICAL dengan nomor penerbagan JT 0691adalah masalah tekni dimana salah satu alat dipesawat tersebut tidak dapat difungsikan dengan baik sehinga bisa terpengaruh dengan penerbangan. Merutnya, seluruh penumpang yang keberangkatannya di kensel akan mendapat konpensasi dari pihak Lion Air. “Seluruh penumpang kita akan memberikan konpensasi dengan cara memberikan seluh penumpang makan siang dan penumpang yang inngin berangkat nantinya akan menggisi biodata kembali sehingga seluruh penumpang yang namanya sama dengan nama yang tercantuk pada tiket itu kami akan konpesnsi ganti rugi sebesar 300 ribu yang akan di tranfer ke rekening masing – masing penumpang. Konpensasi ini harus kita lakukan karena pesawat Lion Air sudah Delay lebi dari empat jam. Maka dari itu seluruh penumpang wajib mendapat kopensasi tersebut, “kata Eduardus.

Ganguan teksnis yang dialmali pesawat ini kata Eduardus, seluruh penumpang sudah diinformasikan kejadian ini. Namum ada beberapa penunpang yang memelih untuk tunda keberangkata di hari yang berbeda, sedangkan penumpang lainnya lagi bisa memahami kondisi ini. “Kita pastikan pesawat ini akan berangkat pada pukul 16.00 wita karena saat ini masih menunggu peralatan pesawat tersebut yang akan diganti datang dari Surabaya sekitar pukul 14.00 wita. Sehingga ketika semua perlatan yang rusak sudah diganti maka pesawat tersebut akan diterbangkan kembali lagi, “jelasnya.

Pantauan Zonalinenews di Bandara El – Tari  Kupang, seluruh penumpang yang mengalami delay sekitar 11 jam itu seluruhnya ngambil posisi diemperan – emperan untuk istrahat sejenak. Dan bagi penumpang yang membawa anak balitanya juga mengambil sikap seperti penumpang yang lain menunggu diemperan tersebut hingga pukul 16.00 wita nanti.(*hayer)