Diduga Gunakan Bahan Pengawet Balai POM Kupang Gelar Sidak Jajanan

Kepala Balai POM Pusat Roy A. Sparingga ditemani Kepala Balai POM Kupang Ruth Laskodat pantaun Jajan di kupang

Kepala Balai POM Pusat Roy A. Sparingga ditemani Kepala Balai POM Kupang Ruth Laskodat pantaun Jajan di kupang

Zonalinenews – Kupang, Diduga menggunakan  bahan pengawet yang tidak layak dikonsumsi Balai POM di Kupang bersama Balai POM Pusat gelar Inspeksi Mendadak (Sidak)  jajanan siap saji di beberapa tempat jualan jajan musiman pada saat bulan Ramadhan di Kota Kupang, Senin 29 Juni 2015 pukul 16.30 wita.

Kepala Balai POM Pusat Roy A. Sparingga disela – sela kegiatan mengatakan, Pemeriksaan seluruh jananan siap saji yang dijual pada bulan Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan toba oleh Balai POM di Kupang.

“Setiap Bulan Ramadhan tiba, di berbagai tempat penjualan jajanan musiman di Kota Kupang seperti  tepatnya di Halte  depan Bank Mandiri kelurahan Solor dan tempat – tempat lainnya di Kota Kupang. Maka dari itu sangat  diperlukan adanya pemeriksaan jajanan tersebut apakah jajan – jajan ini murni mengunakan bahan layak konsumsi atau ada pedagang nakal yang membuat jajan – jajan tersebut mengunakan bahan – bahan pengawet lainya yang tidak layak dikonsumsi seperti bahan  Rhodamin B, Metanyl yellow, boraks dan farmalin, “katanya.

Roy  mengatakan, apa bila  sampel yang di uji dengan metode rapid test yakni penguji cepat sampel dengan menggunakan tes kit diantaranya tes kit Rhodamin B, Metanyl Yello , Boraks dan farmalin langsun dilokasi penjualan jajanan Ramadhan (Takjil). dengan melaksanakan kegiatan ini ,diharapkan agar masyakat dapat terlindungi dari penggunaan bahan tambahan pangan yang berbahaya.

“Dalam hasil sampel yang diuji tersebut ternyata hasilnya Negatif semua yang artinya. “Jajanan di Halte depan Bank Mandiri Kelurahan Solor tersebut layak dikonsumsi karna tidak mengandung bahan berbahaya seperti boraks dan formalin”.ujarnya.

Ruth Laiskodat sebagai Kepala Balai POM Kupang mengharapkan dengan adanya pengujian ini , Masarakat dapat terhindar dari pangan yang mengandung bahan berbahaya. Selain itu, para penjual Takjil pun diberikan informasi terkait larangan penambahan bahan tambahan pangan berbahaya. Dari semua sampel yang telah di uji, tidak ditemukan sampel yang tidak memenuhi syarat. “Saat ini kita yang masuk dalam data daerah sampling di Kota Kupang, Kelurahan Air Mata, Jalan Urip Sumoharjo depan Bank mandiri Kelurahan Solor, Taman Nostalgia dan Jalan Lalamentik Kelurahan Oebobo. Setiap menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, melakukan infestigasi pengawasan obat dan makanan, karena menjelang Ramadan, hari besar keagamaan dan tahun bari sering kali terjadi peningkatan produk (Demond), yang diikuti dengan peningkatan persediaan (Supply), “katanya.

Dikelaskan, apa bila dalam melakukan Sidak ini kita temukan ada pedagang nakal yang mengunakan bahan pengawet yang tidak layak dikonsumsi yang ada pada makanan. Maka pedagan tersebut kitaakan berikan sangsi terlebih dahulu. Tetapi apa bila pedagang itu masih nakal dan melakukannya lagi kama kami akan melakukan tindakan yang lebih tegas untuk pedagang tersebut. “Dikota kupang ini tidak ada pedagang yang nakal karena seluruh bahan makanan yang digunakan untuk dijual bahannya dibeli langsung dari distibutornya. Maka dari itu juga apa bila yang kedapatan bahan – bahan yang mengadung bahan makan tidak layak di konsumsi kita akan melakukan Sidak langsung kedistributorny, “tegasnya. (*sary)