Diduga Terlantarkan Istri, Sopir Ketua DPRD TTS Dilaporkan

selingkuh-lagiZonalinenews- TTS, Diduga berselingkuh dan menelantarkan istrinya, Sopir Ketua DPRD Kabupaten TTS, Imanuel Hamid dilaporkan istrinya Debora Sabuna (40), bidan desa di Desa Nuapin, Kecamatan Fatumnasi Kabupaten TTS ke Gedung DPRD TTS .

Deborah , mendatangi Komisi I DPRD TTS serta melaporkan suaminya pada Senin 6 Juli 2015. Imanuel Hamid adalah supir truk mobil Ketua DPRD TTS, Jean Neonufa. Hamid dilaporkan lantaran diduga telah menelantarkan Deborah bersama tiga orang anaknya, yang merupakan hasil pernikahan mereka pada tahun 1997 lalu.

“Hamid dikabarkan berselingkuh dengan WB yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD SoE, sejak tahun 2009 lalu dan telah memiliki dua orang anak. “Sekarang mereka sudah tinggal serumah di Kelurahan Oebesa,” beber Debora.

Pelaporan yang dilakukan Deborah ke DPRD, karena dirinya telah mengadukan kasus tersebut ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) TTS, namun hingga saat ini penanganan tidak jelas padahal dirinya telah di mintai keterangan oleh pihak BKD.

” Persoalan ini saya laporkan ke Polres dan Yayasan Suara Sanggar Perempuan, tapi belum juga ada penanganan,” keluh Debora.

Deborah menduga, kasus perselingkuhan suaminya bersama WB, sengaja didiamkan pihak BKD TTS karena dibekengi oleh keluarga WB yang bekerja di BKD TTS. Dugaan itu muncul, ketika ia bersama suami sah W B yakni Bernadus K mendapati keduanya ditampung oleh E T di rumahnya sekitar bulan Agustus tahun 2009 lalu. “Waktu itu, suami WB sempat pukul suami saya di rumahnya E T, karena suami saya ditampung bersama istrinya di rumah E T,” katanya.

Suami Deborah, Imanuel Hamid adalah mantan kepala desa Nuapin periode 2006-2007 . “Suami saya sudah dua kali mengajukan dan menggugat cerai, namun dirinya tidak mau bercerai. “Saya tidak mau cerai, karena kita telah disatukan Tuhan, hanya maut yang bisa memisahkan,” tegas Deborah.

Deborah berharap dan meminta ke DPRD TTS, agar BKD TTS segera memproses kasus yang diadukan tersebut, dan menjatuhkan sanksi kepada WB sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53. Karena sebagai seorang PNS.

“Wanita yang berselingkuh dengan suami saya itu, dulunya adalah teman saya, tapi dia tega rebut suami saya. Walaupun suami saya berselingkuh, saya siap terima dia apa adanya,” tutur dia.

Sekretaris Komisi I DPRD TTS, Semuel Sanam usai menerima keluhan Deborah kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan mengundang BKD, Wasti Boimau dan Imanuel Hamid yang diketahui saat ini bekerja sebagai sopir truk milik Ketua DPRD TTS, Jean Neonufa untuk klarifikasi informasi perselingkuhan yang disampaikan Debora Sabuna. “Kami akan panggil BKD, Wasti Boimau dan Imanuel Hamid untuk klarifikasi,” pungkas Semuel. (*sam)