Kunker Presiden Ke NTT Melihat Proses Pekerjaan Bendungan Raknamo

lokasi Bendungan Raknamo

lokasi Bendungan Raknamo

ZONALINENEWS – OELAMASI, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Kunjungan Kerja (Kungker) secara mendadak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama di Kabupaten Kupang hanya untuk melihat perkembangan pekerjaan Bendungan Raknamo yang sementara dikerjakan oleh PT. Persero Waskita Karya.

Menurutnya, Kungker dirinya ini bukan cuma semata – mata untuk melihat pembagunan Bendungan Raknamo tetapi dirinya juga ingin bertemu langsung bersama masyarakat Kabupaten Kupang terutama di Desa Raknamo. ” Kunjungan saya kesini selain melihat perkembangan dari pembangunan Bendungan Raknamo, saya juga sangat merindukan warga di Desa Raknomo ini sehingga saya sangat ingin bertemu langsung sama semua warga disini, “kata Presiden Jokowi saat didampingi Gubernur NTT Frans Leburaya kepada wartawan diselah – selah acara penyerahan bingkisan di Desa Manusak Kabupaten Kupang, Sabtu 25 Juli 2015 pukul 09.30 wita.

Dikatakan, ditahun 2016 ini Provinsi NTT mendapat tujuh bendungan yang segera dibangun. “Dari tujuh bendungan yang akan dibangun di NTT Bendungan Raknamo ini bendungan pertama yang dibagun terbesar saat ini di Indonesi. Maka dari itu Bendungan Raknamo ini menjadi patokan untuk keenam bendungan lainnya, “ungkapnya.

Ketika Bendungan Raknamo ini sudah selasai dikerjakan jelasnya, akan lebih bermanfaat untuk seluruh warga disekitar sini yang sering mengalami kekeringan pada lahan pertaniannya. “Saya sangat yakin ketika Bendungan raknamo ini sudah selesai dikerjakan warga sekitar bendungan ini tidak lagi mengalami kekeringan bahkan kekurangan air untuk lahan pertaniannya. Apa bila didserah disini sudah banyak air tentunya warga yang mempunyai lahan pertanian tidak lagi mengalami kekeringan. Dan saya merasa apa bila ladang pertanian para petani sudah mendapat air yang baik tentunya petani disini tidak hanya menanam padi saja, tetapi petani disini bisa menanam Jagung, Sorgum dan tanaman pertanian lainya, “jelas mantan Walikota Solo itu.

Ia mengatakan, di NTT ini memang daerah kering yang sangat susah dengan air. Maka dari itu di NTT ini sangat penting dibagun bendungan – bendungan yang besar sehingga seluruh warga NTT kedepannya tidak lagi mengalami krisis air atau dilanda kekeringan setiap tahun pada musim kemarau.

Saat disigung wartawan terkait dengan kelaparan yang terjadi di Kabupaten Timur Tenggah Selatan (TTS) ia hanya mengatakan, semua itu bisa diatasi apa bila air yang kita butuhkan selalu tarsedia. “Dengan adanya pembagunan benydungan besar yang banyak di beberapa Kabupaten yang ada di NTT yang sering terkena musibah. Tentunya musibah kelaparan di NTT ini sangat bisa diatasi. Yang saya ketahui daerah musibah kelaparan yang terjadi di TTS beberapa waktu lalu daerah tersebut sudah diberibantuan pusat untuk pembagunan 1000 sumur – sumur kecil. Bantuan 1000 itu fungsinya untuk warga sehingga lahan – lahan partanian di daerah tersebut tidak lagi mengalami kekeringan dan warga juga tidak ditimpa dengan musibah kelaparan, “tegas Presiden RI ketujuh itu.

Ditambahnya, dirinya berharap pekerjaan Bendungan Raknomo ini bisa berjalan dengan baik sehingga apa yang menjadi harapan warga nisa terpenuhi. “Bendungan Raknamo ini pekerjaannya harus bisa lebih baik dan temapat waktu. Jangan sampai pekerjaannya menjadi masalah. Apa bila terjadi masalah pada pekerjaan bendungan ini saya akan jewer teliga satu pertatu orang tersebut yang melaksanakan pekerjaan ini. Sedangkan untuk masalah lahan warga yang menjadi polimik selama ini untuk kelancarannya pekerjaan Bendungan Raknamo saya serahkan urusan semua itu ke Gubernur yang mengatasinya, “ujar Jokowi sambil tersenyum.

Sementara itu Pada kesempatan tersebut Gubernur NTT Frans Leburaya mengatakan, apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi ini ada lah bentuk perhatian yang sangat tinggi seoerang Presiden terhadap warganya di NTT. “Untuk di NTT terutama Desa Raknamo Kabupaten Kupang ini saja bapak Presiden sudah datang dua kali. Yang pertama pada saat peletakan batu pertama bendungan ini dan yang kedua sekarang ini. Maka dari itu perhatian yang begitu besear oleh bapak Presiden harus kita syukuri bersama sehingga jangan ada lagi masalah – masalah yang berkaitan dengan Bendungan Raknamo ini, “tegas Gubernur NTT dua Periode itu. (*hayer)