Pekerjaan Lanjutan Jalan Poros Tengah Tahap Dua Mencapai 40 Persen

Situasi proses pengerjaan jalan poros tengah kabupaten kupang Tahap II

Situasi proses pengerjaan jalan poros tengah kabupaten kupang Tahap II

ZONALINENEWS – OELAMASI, Pekerjaan Jalan Poros Tengah Kabupaten Kupang tahap dua tahun 2015 sepanjang 13 kolo meter lebih dengan anggara dari APBNP kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jetndral Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional VIII sebesar 176 miliar yan dikerjakan pada pertengahan bulan Mei lulu hingga saat ini pekerjaannya sudah memasuki 40 persen. Hal ini diungkapkan Pengawas Lapangan dari Dinas PU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Herson Kase kepada wartawan di Desa Tanini, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Kamis 30 Juli 2015 pukul 14.30 wita.

Menurut Herson pekerjaan jalan Poros Tengah tahap dua ini dilakukan oleh dua perusahaan yang berbeda dengan meliputi dua Kecamatan yaitu kecamatan Fatuleu Tengah dan Kecamatan Takari. Dikatakan, Pekerjaan jalan Poros Tengah tahap dua ini juga dibagi menjadi tiga titik kepada dua perusahaan yang berbeda. Titik pembagunan Jalan Poros Tengah kupang 01 (APBNP) dengan anggaran dana sebesar 48,777 miliar sepanjang 3,6 kilo meter dikerjakan oleh PT. Hutama Mitra Nusantara (HMN), pembagunan Jalan Poros Tengah kupang 02 (APBNP) dengan anggaran dana sebesar 48,817 miliar juga sepanjang 4,9 kolo meter yang dikerjakan juga oleh PT. HMN sendangkan  pembagunan Jalan Poros Tengah kupang 03 (APBNP) sepanjang 4,50 kolo meter dengan dana sebesar 40,500 miliar dikerjakan oleh PT. Usaha Karya Buana (UKB) dan satu paket pekerjaan dua pembangunan jembatan Poros Tengah Kupang senilai 29, 168 miliar dikerjakan oleh PT. UKB. “Pekerja semua ini harus diselesaikan dengan jangka waktu 210 hari kalender pada pertengahan bulan Desember 2015 mendatang, “katanya.

Ia mengatakan, apa bila tidak ada halangan sebelum masa jangka waktu pekerjaan selesai, pekerjaan ini sudah diselesaikan terlebih dahulu. Selama kurang lebih tiga bulan pekerjaan ini dilaksanakan sama sekali tidak ada hambatan. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan oleh kedua PT ini menurunkan seluruh alat berat dimilikinya sehingga seluruh pekerjaan jadi mudah dan tidak ada hambatan sama sekali, “ungkap Herson.

Sementara itu ditempat terpisah salah satu warga Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang Charles Manane berharap, pekerjaan lanjutan jalan Poros Tengah dua ini bisi menyabung terus hingga ke perbatasan permatasan antara Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten kupang dengan Distrik Oekusi Negara Republik Demokrat Timor Leste (RDTL). “Ketika jalan Poros Tengah ini keseluruhannya sudah jadi, maka jalan ini akan menjadi jalan negara yang mempermudah semua orang bukan hanya saja untuk melintasi antara negara. Tetapi jalan ini juga bisa sangat membantu semua warga Kabupaten Kupang terutama bagi warga Kecamatan Amfoang selurunya bersama warga Kecamatan Takari dan Fatuleu bisa membawa hasil perkebunan dan pertaniannya untuk dijual di seluruh pasar besar yang ada di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Sehingga warga kita juga kedepan bisa mempunyai peningkatan ekonomi degan cara menjual hasil perkebuanan dan pertaniannya, “katanya. (*hayer/sari)