Senator Medah Siap Kawal Perjuangan Bandara dan Kabupaten Adonara

Ibrahim Agustinus Medah ketika berbicara dalam acara Perayaan 50 Tahun SDK St. Paskalis Mangaaleng, Kecamatan Klubagolit, Adonara, Kabupaten Flores Timur, Selasa 7 Juli 2015

Ibrahim Agustinus Medah ketika berbicara dalam acara Perayaan 50 Tahun SDK St. Paskalis Mangaaleng, Kecamatan Klubagolit, Adonara, Kabupaten Flores Timur, Selasa 7 Juli 2015

Zonalinenews-Adonara, Senator/anggota DPD RI Drs. Ibrahim Agustinus Medah menyatakan kesiapannya untuk terus mengawal perjuangan Pembentukan Kabupaten Adonara dan Pembangunan Bandara di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur.

“Di Adonara ini sedang diperjuangkan pembangunan bandara dan pembentukan kabupaten serta terus membangun kesejahteraan masyarakat maka tugas kami di DPD RI untuk terus mengawal dan memperjuangkan terwujudnya semua perjuangan itu,” ujar Ibrahim Medah ketika berbicara dalam acara Perayaan 50 Tahun berdirinya SDK St. Paskalis Mangaaleng, Kecamatan Klubagolit, Adonara, Kabupaten Flores Timur, Selasa, 7 Juli 2015.

Medah mengatakan, pemerintah daerah, serta masyarakat di daerah jika ada hal yang ingin diperjuangkan di tingkat pusat makan DPD RI siap memperjuangkannya untuk segera terwujud apa yang menjadi kehendak dan keinginan masyarakat.

Dikatakannya, jika sebuah perjuangan besar dibangun di wilayah ini maka itu tergantung kehendak masyarakat yang merupakan kesepakatan utuh dari seluruh masyarakat agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. “Sebelum ke Mangaaleng ini, saya bertemu Bupati Flotim dan berpesan kepadanya bahwa jika semua yang sedang diperjuangkan ini (Kabupaten Adonara dan Bandara) disepakati bersama masyarakt maka proposalnya disajikan dan akan kita perjungkan di tingkat pusat,” kata Medah.

Mantan Bupati Kupang dua periode itu menaruh kagum kepada SDK St. Paskalis Mangaaleng lantaran meski berada di daerah pedalaman yang terpencil di Pulau Adonara namun kini telah berusia 50 tahun dan telah melahirkan sekitar 60 orang sarjana dari berbagai bidang ilmu. “Ini luar biasa karena meski di daerah terpencil di pedalaman, namun telah turut memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Adonara ini dan bangsa Indonesia dari aspek sumber daya manusia yang akan mengoptimalkan sumber daya alam yang ada untuk kemakmuran,” katanya.
Mantan Ketua DPRD Provinsi NTT itu juga mengatakan, bangsa Indonesia saat ini akan menghadapi momentum Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berdampak pada persaingan ekonomi yang makin kuat dengan negara-negara lain. Itu pasalnya dibutuhkan sumber daya manusia yang kuat agar bisa bersaing di saman Ekonomi Masyarakat Asean ini agar tidak ketinggalan.

Medah yang kini menjadi anggota Komite II DPD RI itu mengatakan, Pulau Adonara memiliki potensi yang sangat luar biasa yang bisa dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. “Saat ini banyak infestor yang datang ke daerah kita, tetapi kenapa kita tidak menjadi investor di daerah kita sendiri. Saya sudah berkali-kali datang ke Adonara dan melihat langsung potensinya muali kelapa, kakao, mente serta potensi laut yang besar, ini harus dioptimalkan,” katanya.

Dikataknnya, kelapa yang melimpah di Adonara ini tidak hanya untuk dijadikan kopra yang pada akhirnya menjadi minyak. Tetapi kelapa punya manfaat yang lain mulai sabutnya, tempurungnya, dan air kelapanya yang bisa menjadi bahan industri. “Yang menjadi soal adalah sumber daya manusianya bukan uang atau modal kerja. Saya upayakan untuk datangkan mesin untuk pengolahan sabut kelapa, pengolahan tempurung untuk menjadi arang briket dan asap cair serta pengolahan air kelapa menjadi natadekoko yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dengan sumber daya manusia yang baik, dan sedikit tekonologi maka akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Mari kita memberdayakan sumber daya dan potensi kita yang sudah ada ini,” ujar Medah disambut tepuk tangan meriah dari sekitar seribu lebih undangan yang hadir di Lapangan Bolakaki Manggaleng itu.

Kepala Desa Mangaaleng, Hendrikus Kopong Peka mengatakan, ia dan masyarakatnya mengharapkan perjuangan Ibrahim Medah di tingkat pusat untuk mewujudkan pemekaran Kabupaten Adonara. Sedangkan Ketua Panitia Perayaan 50 Tahun SDK St. Paskalis Mangaaleng Gerinus Sabon Doni mengaku kagum dengan kesediaan senator Ibrahim Medah untuk hadir di tengah masyarakat Adonara. “Kami membutuhkan dukungan Bapak Ibrahim Medah untuk memajukan lembaga pendidikan yang sudah berusia 50 tahun ini untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas,” katanya.

Medah pada kesempatan itu memberikan bantuan dua unit laptop serta sejumlah anggaran untuk pembangunan fasilitas penunjang di SDK St. Paskalis Mangaaleng.(* laurens leba tukan)