Syafrudin Atasoge : Pembentukan Kota Madya Ende Harus Segera dilaksanakan

Anggota DPD RI SYAFRUDIN ATASOGE dan Wakil Bupati Ende ketika tatap muka bersama pemerintah dan pimpinan SKPD lingkup Kabupaten Ende

Anggota DPD RI SYAFRUDIN ATASOGE dan Wakil Bupati Ende ketika tatap muka bersama pemerintah dan pimpinan SKPD lingkup Kabupaten Ende

Zonalinenews-Ende, Wacana pembentukan kota madya Ende yang ingin dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Ende dan masyarakat, bila masyarakat dan pemerintah berkeinginan agar Ende di jadikan sebagai calon ibu kota Provinsi Kepulauan Flores.

Kota madya merupakan embrio dari calon ibu kota Provinsi kepulauan Flores. Penegasan itu di sampaikan oleh Anggota DPP RI asal NTT Syafrudin Atasoge S.Pd Jumat 31 Juli 2015 ketika melakukan tatap muka dan dengar pendapat bersama masyarakat di kecamatan Ende selatan dan Ende utara.

Menurut Syafrudin, ada faktor historis yang tak bisa di pisahkan dalam perjuangan karena Ende memiliki sejarah yang panjang dalam melahirkan ideolegi negara. Ende merupakan ilham dari yang kuasa untuk nusantara.

“Pembentukan kota madya juga merupakan respon atas apa yang di sampaikan oleh ibu Menteri Puan Maharani yang ingin menjadikan Ende sebagai kota Bung Karno maka pemerintah tinggal mensinergikan nama usulan menjadi kota madya bung karno,”ujar syafrudin atasoge yang di sambut tepuk tangan peserta hadirin.

Di samping itu faktor pendukung lainnya adalah letak Ende sangat strategis, berada di tengah dan mampu di jangkau oleh semua daerah di pulau Flores. Wacana pembentukan kota madya jangan di politisir dengan di kotomi politik daerah sehingga menjadi murni aspirasi masyarakat dan kepentingan daerah, jika ada di kotomisasi maka hal itu akan jauh dari harapan.

Mantan Pengurus Besar Himpunanan Mahasiswa Islam (PB HMI) berjanji akan mengawal rencana pengusulan kota madya ende karena merupakan tugas dan kewenangan di komite I yang membidangi pembentukan dan penggabungan daerah ototnomi di DPD RI.

Sementara itu Camat Ende Selatan Mohamad Sahab HS, SH pada kesempatan tersebut mengatakan, ada kerinduan dari masyarakat akan hadirnya kota madya karena Ende pernah menjadi kota administrasi sehingga perjuangan untuk kota madya merupakan sebuah keharusan.(*tim)