Virus di PT Sasando Harus di Ungkap Secara Obyektif

Suasana sidang Paripurna DPRD Kota Kupang

Suasana sidang Paripurna DPRD Kota Kupang

ZONALINENEWS – KUPANG, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang asal Fraksi Partai Nasdem meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam hal ini tim auditor independen mengungkapkan secara obyektif “Virus” yang menyebabkan Perusahaan milik Pemkot Kupang PT. Sasando menderita “Sakit” berkepanjangan.

Hal ini disampaikan Sekertaris Fraksi Partai Nasdem Padron A. S. Paulus pada pembacaan pendapat akhir Fraksi Nasdem dalam masa sidang I DPRD Kota Kupang tahun 2015 dengan agenda persidangan Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Kupang tentang pertanggungjawaban APBD Kota Kupang tahun anggaran 2014, diruang sidang utama lantai II gedung DPRD Kota Kupang, Jumat 10 Juli 2015 pukul 20.00 wita.

Menurut Fraksi Nasdem, upaya Pemerintah untuk melakukan evaluasi diikuti audit atas kinerja PT. Sasandodidukung penuh oleh Fraksi Partai Nasdem. “Dengan metode yang tersebut digunakan pemerintah, niscaya PT. Sasando dapat segera dipulihkan dari “sakit” yang berkepanjangan, “katanya.

Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) katanya, merupakan dambaan prestasi pengelolaan keuangan daerah bagi setiap pejabat publik termaksud didaerah ini. “Untuk meraih prestasi itu diperlukan ketekunan mendalam serta disiplin yang tinggi dari setiap elemen Pemerintah untuk menetapkan keutamaan tugas dan tanggungjawab jabatan dalam memanfaatkan berbagai sumberdaya daerah dengan prinsip efektif untuk mendorong upaya Pemerintah daerah meraih prestasi WTP, “ujarnya.

Dikatakan juga, Fraksi Partai Nasdem terus mendorong Pemerintah untuk melakukan upaya pengawasan insetif agar pemanfaatan sumberdaya aderah yang terbatas dapat didayagunakan seefektif mungkin dalam memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan warga didaerah ini. “Kinerja positif yang telah terbangun selama ini hendaklah terus dipertahankan dan ditingkatkan dari waktu ke waktu. Dan etika pejabat publik untuk senantiasa bertindak melayani rakyatnya, harus terus ditumbuh suburkan dari waktu ke waktu. Pejabat publik juga harus bisa menghilangkan sikap mentang – mentang pejabat yang mau hanya dilayani, dan tumbuh sikap peduli untuk melayani rakyat, “tegasnya. (*hayer)