Gereja Jangan Bertumbuh Secara Kuantitas, Namun Harus Lebih Baik

Gubernur NTT Frans Lebu Raya

Gubernur NTT Frans Lebu Raya

Zonalinenews-Kupang,- Tuhan memanggil dalam ladang pelayanan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini terus mengalami pertumbuhan. Hal ini tidak menjadi dasar kebanggaan tetapi justru menuntut tanggungjawab bersama untuk menjadi gereja yang tidak sekedar bertumbuh secara kuantitas tetapi juga berkualitas menuju era yang lebih bak. Demikian pesan Gubernur NTT, Drs Frans Lebu Raya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi NTT, Fredick Tielman dalam acara Sidang Majelis Daerah Gembala – I GBI NTT di Neo Hotel Kupang, Kamis 27 Agustus 2015.

Lebih lanjut Gubernur mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni memprioritaskan kehendak Allah dalam seluruh aspek kehidupan, mengutamakan kesatuan dan kesehatian sebagai tubuh Kristus, meraih kebersamaan sehingga tanggung jawab menjadi ringan.

Ketua Panitia Penyelanggara, Pdt. Ruddy Harto, S.Th dalam laporannya menyampaikan Sidang Majelis Daerah Gembala – I GBI NTT berlangsung selama empat (4) hari, tanggal 25 sampai tanggal 26 kegiatan pembekalan oleh Pdt. Dr. Wiryohadi tanggal 27 dan 28 Agustus 2015, dilaksanakan Kegiatan sidang Majelis Daerah Gembala I GBI NTT, yang dihadiri kurang lebih 400 peserta yang berasal dari 350 jemaat Gereja Bethel Indonesia wilayah Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI NTT selain daratan Sumba karena merupakan BPD sendiri.

“ Kegiatan ini bermaksud membahas dan memutuskan berbagai kebijakan yang penting demi penatalayanan GBI di NTT, ” ujar Pdt Ruddy.

Hadir pada acara tersebut Ketua Umum BPD Pekerja harian GBI Indonesia pdt. Dr. Japarlin Marbun, Pdt Dr. Wiryohadi, M.Th sebagai Materi KDC, Ketua Badan Pekerja daerah NTT GBI serta seluruh pengurus dan para perwil serta semua Gembala jemaat GBI se NTT. (*tim)


TAG