Kinerja Buruk Para Lurah Akan Dimutasikan Walikota Kupang

Walikota Kupang beserta Staf

Walikota Kupang beserta Staf

ZONALINENEWS – KUPANG, Dalam waktu dekat Walikota Kupang Jonas Salean akan gelar mutasi bagi beberapa Lurah lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. “Mutasi dadakan ini dilakukan paling lambat usai perayaan HUT RI 17 Agustus mendatang dengan alasan ada beberapa kinerja Lurah yang sangat tidak bagus atau sangat tidak bermasyarakat, “kata Walikota Kupang dalam sambutannya pada acara  Pembagian bantuan dana operasional posyantu balita, posyandu lansia, dasawisama, LPM, Rt dan Rw sekecamatan Kota Lama di kantor kecamatan Kota Lama Kota Kupang, Kamis 6 Agustus 2015 pukul 10.30 wita.

Hadir pada acara tersebut Asisten II Kota Kupang Yos Rera Beka, Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Resdiana Salean- Ndapamerang, Camat Kota Lama dan kesepuluh Lurah yang ada diwilayah Kota Lama. Hadir pula lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) asal dapil Kelapa lima – Kota Lama Muhammad Khadafi Gudban, Abidin Aklis, Maurids Kalelena, Iwalda Taek dan Tanel Pandie.

Walikota Kupang Jonas Salean mengatakan, dari 51 luarh hanya beberapa lurah saja yang akan dimutasi. Pasalnya, dari 51 Lurah ada beberapa Lurah yang kinerjanya tidak bagus berdasarkan pengeluhan masyarakat. “Saya sering mendapat informasi langsung dari yang mengatakan ada beberapa Lurah yang kinerjanya tidak bagus, bahkan Lurah tersebut tidak pernah turun ke masyarakat. Saya hampir setiam malam itu turun lansung kemasyarakat tanpa ada pemberitahuan kepada Lurah, “ungkap Jonas.

Menurut Jonas, dari 51 lurah yang ada di enam Kecamatan ini yang dimutasi paling banjak Lurah dari Kecamatan Kota Lama. “Langkah pendekatan saya kepada masyarakat untuk mengetahui kinerja para Lurah ini karena setiap lurah itu ada diberikan uang operasional 10 juta setiap bulannya. Maka dari itu uang operasional yang diberikan itu bukan hanya digunakan begitu saja tetapi uang itu, uang operasiaonal yang untuk digunakan setiap Lurah dalam kegiatan – kegiatan kemasyarakatan yang ada disetiap kelurahan, “Kata Walikota Kupang itu.

Dengan uang operasional 10 juta setiap bulannya untuk para Lurah kata Jonas, memang tidak besar tetapi dengan jumlah tersebut sangat cukup untuk uang oprasional para lurah selama sebulan. “Bukan kita ingin menganggap remeh degan uang tunjangan operasional yang sudah kita berikan kepada para Lurah tetapi yang kita inginkan adalah aktifnya kegiatan Lurah itu turun kemasyarakat dalam hal ini setiap kegiatan kemasyarakatan di Kelurahan Lurah harus hadir bersama dengan masyarakat. bukan Lurah itu hanya bertemu dengan warganya didalam ruangan kantornya saja, “jelasnya.

Disingungnya juga masalah Lurah Air Mata yang dipertahankan oleh beberapa warga yang hadir pada cara tersebut. Ia mengatakan, apa bila Lurah Air Mata harus dipertahankan dan tidak dimutasikan ke lain tempat. Maka, warga di Kelurahan Air Mata Juga harus mempertahankan pilihannya untuk dirinya menjadi Walikota Kembali di ajang Pemelihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kupang 2017 mendatang. “Apa bila Lurah ini saya pertahankan dan tidak dimutasi ya sodara – sodara di Kelurahan Air Mata Juga harus mempertahankan Walikota. “Ungkap Jonas sambil bercanda. (*hayer)