Musim Angin Tenggara Surutkan Semangat Nelayan Ikan di Ende

Perehau nelayan yang diparkir karena gelombang

Perehau nelayan yang diparkir karena gelombang

Zona Line News-Ende, Musim angin Tenggara surutkan semangat para nelayan ikan di ende pasalnya sudah seminggu semua nelayan ikan di Ende tidak berlayar karena cuaca memburuk akibat angin kencang dan gelombang pasang naik diperkirakan mencapai satu sampai lima meter lebih. Hal ini yang menyebabkan para nelayan mogok untuk mencari ikan. Demikian diungkapkan Nasrudin salah seorang nelayan ikan ketika ditemui wartawan ZLN di pantai Bita Beach kelurahan Mautapaga Ende. Selasa, 04 Agustus 2015.

Nasrudin mengatakan musim angin tenggara memang berkisar di bulan Juli sampai dengan bulan Agustus dan semua nelayan termasuk dirinya merasa sangat sulit untuk berlayar karena anginnya sangat kencang dan gelombang pasang naik sangat deras. “Hal ini yang menyebabkan kami takut untuk berlayar,” ujarnya.

Dikatakannya ditengah kesulitan untuk berlayar mencari ikan, para nelayan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki dan membersihkan sampan atau perahu ikan mereka yang belum sempat diperbaiki dan dibersikan.

Ali menambahkan , pihaknya kesulitan mencari ikan dan sudah pasti harga ikan juga ikutan naik “Mudah – mudahan dalam beberapa hari kedepan cuaca kembali normal sehingga para nelayan dapat kembali bekerja dan berlayar agar semakin banyak ikan yang mereka dapatkan maka harga penjualan juga kembali normal seperti biasanya,” ungkap Salah seorang Pedagang Ikan ketika ditemui wartawan Zolinenews di pantai Bita Beach

Dikatakannya pasokan ikan yang kami dapatkan untuk menjual kami banyak membeli dari luar ende dengan harga yang cukup mahal maka jangan heran jika harga yang kami jual juga ikut mahal, kami para pedagang ikan berharap agar cuaca laut ende kembali membaik sehingga kami bisa membeli ikan dari para nelayan ende dengan harga yang standar dan kemudian kami menjual kepada konsumen dengan harga yang bisa dijangkau oleh pembeli atau standar harga seperti biasanya. Tuturnya

Willy mengatakan sudah seminggu lebih harga ikan naik dan kami memilih untuk mengkonsumsi tahu tempe karena harga sangat terjangkau, sebagai pembeli kami mengharapkan agar harga ikan kembali normal sehingga kami bisa kembali mengkonsumsi ikan. Ungkap salah seorang pembeli ketika ditemui di pasar Wolowona Ende. (*rian Laka)