PLN RANTING BAJAWA KABUPATEN NGADA SIAGA DUKUNG PEMILUKADA

PH PLN Bajawa, Moses Riwumone

PH PLN Bajawa, Moses Riwumone

ZONALINENEWS-NGADA-Pelaksana Harian Perusahaan Listrik Negara  Ranting Bajawa Kabupaten Ngada, Moses Riwumone beberapa hari lalu di Bajawa Kabupaten Ngada Flores mengungkapkan pasokan penerangan Listirik PLN Ranting Bajawa siap mendukung proses Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Ngada setelah  pihaknya melakukan sejumlah pembenahan serius internal maupun external guna melayanani konsumen sejumlah wilayah dibawah kewenangan pelayanan PLN Ranting Bajawa.

“Pada prinsipinya kami mendukung segala proses yang ada di daerah ini termasuk proses Pemilukada di Kabupaten Ngada khususnya dari aspek pasokan listrik. Terkait listrik mati pada hari penyetoran berkas tahab II Para Calon Kepala Daerah di KPUD Ngada, perlu kami sampaikan lagi bahwa pada hari itu kami melakukan sejumlah pembenahan serius pada sisi mesin yang kalau tidak dilakukan akan berakibat fatal dan berdampak lebih buruk lagi bagi seluruh pelanggan. Kami minta maaf jika pada hari itu sejumlah pihak merasa dirugikan, namun perlu kami sampaikan bahwa pemadaman pada hari itu sudah sesuai SOP PLN”, ungkap PH PLN Ranting Bajawa, Moses Riwumone.

Pasalnya, satu hari sebelum pemadaman, pihak PLN sudah menyurati resmi Kepala Daerah, Lembaga Dewan Kabupaten Ngada, Polres Ngada dan sejumlah pihak penting di Kabupaten Ngada. Selainitu, PLN Ranting Bajawa juga melakukan pengumuman resmi kepada para pelanggan melalui pengumuman keliling dan melalui pengumuman Radio Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada satu hari sebelum pemadaman serentak.

Mirip senada, ditegaskan General Manager PLN NTT Richard. Dihubugi wartawan melalui telepon, General Manager PLN NTT menegaskan bahwa pemadaman  listrik di Kabupaten Ngada pada hari para calon memasukan berkas di KPUD Ngada, bukan merupakan kesengajaansebab PLN tidak mengurus politik tetapi mengurus penerangan warga masyarakat dan pemadaman tersebut sudah sesuai dengan SOP. Menurut dia, pihak PLN terus melakukan pembenahan berbagai jaringan,internal-external guna memenuhi harapan pelayanan PLN siaga.

“Listrik mati di Ngada pada hari para calon memasukan berkas administrasi di KPUD tidak merupakan tindakan kesengajaan PLN terhadaps tahaban pesta demokrasi sebab PLN tidak mengurus politik namun sebaliknya dari waktu ke waktu kami terus bekerja melakukan berbagai pembenahan internal maupun external guna melayani konsumen. Pemadaman pada hari itu juga sudah melalui mekanisme dimana Ranting PLN Bajawa sudah menyurati berbagai pihak di daerah sejak hari sebelumnya termasuk melakukan pengumuman resmi melalui radio sebagaimana SOP yang berlaku” ungkap General Manager PLN Cabang Nusa Tenggara Timur.

Menurut dia, jaringan listrik untuk Kabupaten Ngada selalu terkandala sebab untuk melakukan penataan jaringan pun masih berhadapan dengan tingkat kesadaran masyarakat dan juga Kabupaten Ngada masih didominasi Kawasan Hutan Lindung yang memabatasi gerak langkah PLN mengkondisikan system jaringan bebas hambatan sebab kawasan-kawasan hutan lindung mengatur ketentuan dilarang adanya aktifitas.

Pihak PLN menghimbau masyarakat tidak terbawa tafsiran PLN terlibat dalam politik kompetisi Pemilukada sebab PLN tidak mengurusi hal politik selain hanya berkonsetrasi penuh pada pelayanan penerangan publik. (*wrn)