Polres Kupang Kota Berhasil Meringkus Delapan Pelaku Penjamretan

Waka Polres Kupang Gelar Kasus

Waka Polres Kupang Gelar Kasus

ZONALINENEWS – KUPANG, Sebanyak delapan pelaku jamret yang mengunakan sepeda motor di Kota Kupang berhasil diringkus Polres Kupang Kota. Kedelapan tersangka penjambretan yang sering menjalankan aksinya di Kota kupang ini sudah menjadi Target Oprasi (TO) Polres Kupang Kota sehingga kedelapan ini diringkus pada hari dan tempat yang berbeda.

“Pada Senin 27 Juli 2015 tersangka Johan Mole berhasil kami ringus di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Akbar Mansur alias Ortega berhasil diringkus, Selasa 28 Juli di Kelurahan Fatufeto Kota Kupang, dan tersangka Imanuel Lusianus Lake berhasil diringkus di Kabupaten Belu pada Kamis 30 Juli 2015 lalu. Sedangkan keempat tersangka lainya bernama Valeri Alan Eo, Kevin Wanda, Gabrielo Gadi, Latu Ari Puguh Wijaksono, Brian Andrew Teelshow berhasil kami ringkus di pertokoan Kelurahan solor pada, Selasa 4 Agustu 2015, kata  Wakapolres Kupang Kota Kompol Dede Rochmana yang didampingi Kasat Reskrim AKP Didik Kurnianto, Kanit Pidum Ipda Komang Sukamara, dan Kabag Ops Kompol I Gede Arya kepada wartawan, Rabu 5 Agustus 2015 pukul 11.30 wita. Pada acara gelar kasus jambret di Polres Kupang Kota.

Menurutnya Dede, dari kedelapan tersangka ini masih tersisah satu tersangka lainnya yang berhasil melarikan pada saat penangkapan. Namun satu tersangka lain yang lolos telah kami masukkan  dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Saya sangat yang satu tersangka yang melarikan diri ini pasti dapat kita tangkap karena seluruh identitasnya sudah kami ketahui, “ungkapnya.

Sesuai data yang dikantongi Polres Kupang Kota kata Dede, kedelapan tersangka ini sering melakukan aksi jambretnya di 12 tempat yang berbeda diwilayah Kota Kupang. “Dari identitas kedelapan pelaku ini kami mendapati ada pelaku yang masih berusia 18 tahun. Sedangkan pelaku lainnya masih berusia dibawah 18 tahun bahkan ada yang masih berstatus sebagai pelajar. Dan ada pula tersangka lainya berstatus putus sekolah, “ujarnya Dede.

Dede menjelaskan, dalam melakukan aksi penjambretan tersebut  pelaku mengunakan cara dengan membagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama atas nama Johan Mole alias Rendi, Imanuel Lusianus Lake, dan Akbar Mansyur merupakan residivis penjambretan yang sering masuk keluar Lapas Kupang. Sedangkan tersangka lainya masih sangat amatir yang baru pertama kali melakukan aksi jamret meraka. “Tersangka yang masuk dalam kelumpok amatir ini seringkali nongkrong di depan SMAN 3 Kupang untuk berdiskusi terlebih dahulu sebelum melakukan aksi jambretnya, “katanya.

Menurut Dede juga pelaku sering mengintai sasaran korbanya adalah kaum wanita yang dianggapnya lemah yang mengunakan tas di samping dalam keadaan mengendarai sepeda motor tersebut. “Hasil dari aksi penjambretan sendiri digunakan pelakuk untuk berfoya – foya dengan membeli Miras dan kebutuhan hidap lainnya. Saat ini juga Pores Kupang Kota telah mengamankan  beberapa Barang Bukti (BB) berupa enam buah Handphone (HP) yang bermerek Samsung, BlackBerry, Aple dan Nokia. Sedangkan barang bukti lainya berupa dompet, tas wanita dan jaket serta dua STNK dan lima unit sepedah motor yang sering digunakan pelaku untuk melakukan aksi penjamretan, “jelas Dede. (*sari)