Sambut HUT RI Ke –70, Akar Cruew Gelar Aksi Tambal Jalan Berlubang di Ende

Akar cruew menggelar aksi tambal   aspal oke

Akar cruew menggelar aksi tambal aspal oke

Zona Line News – Ende, Dalam menyambut pesta kemerdekaan Republik Indonesia  ke-70 tahun yang akan dirayakan di tanggal 17 agustus nanti, komunitas anak kalimati anti rusak (akar cruew) menggelar aksi tambal jalan berlubang di jalan Dewisartika Ende. Pasalnya aksi tambal jalan berlubang ini merupakan salah satu bentuk kepedulian anak akar terhadap pembangunan infrastruktur jalan raya di Ende khususnya di jalan Dewisartika Ende. Demikian diungkapkan Dionisius Jodho Loy salah seorang tokoh muda akar cruew ketika dikonfirmasi wartawan di lokasi kegiatan, Rabu 05 Agustus 2015.

Dionisius Jodho Loy mengatakan kegiatan ini muncul dari kesadaran hati nurani kami yang tergabung dalam komunitas Akar, dan seperti yang kami lihat bahwa jalan ini rusak parah sedangkan jalan ini juga sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang tidak hanya dinikmati oleh warga masyarakat setempat tetapi juga dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Ende umumnya, maka sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap pembangunan daerah kabupaten Ende maka pihaknya melakukan aksi tambal lubang jalan yang rusak.

Dikatakannya mengatakan berhubungan dengan akan diselenggarakan pesta kemerdekaan 17 agustus 2015 yang ke 70 ini yang akan diselenggarakan 12 hari lagi maka sebagai anak bangsa kami juga patut untuk melakukan sejumlah aksi sosial seperti tambal jalan berlubang ini apalagi seperti yang kita ketahui dan rasakan bahwa pemerintah belum memperbaiki jalan ini, maka sebagai bagian dari anak daerah pihaknya turut berupaya secara kolektif memperbaiki jalan yang rusak ini.

Sementara itu Antonius Vove Rata mengatakan aksi tambal lubang jalan rusak ini juga merupakan aksi solidaritas anak kalimati anti rusak meskipun kelengkapan material digunakan secara manual dengan campuran  tanah dan batu saja.

“ Tetapi kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar bisa menyamankan pengguna jalan raya Dewisartika ini,” ungkap Antonius salah seorang pemerhati lingkungan kelimutu saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

 Ia menambahkan melalui aksi tambal lubang jalan yang rusak ini, kami mengharapkan agar pemerintah dapat memperhatikan jalan yang rusak ini sehingga dapat membangun kembali jalan ini agar seluruh elemen masyarakat kabupaten ende dapat memanfaatkan jalan tersebut. (*Rian Laka)