Siswa Tawuran, Dua Kepala Sekolah di Ende Terancam Dicopot

Wakil Bupati Ende, Djafar Ahmad

Wakil Bupati Ende, Djafar Ahmad

Zona Line News-Ende. Akibat Tawuran , Djafar Ahmad ancam copot jabatan dua kepala sekolah. Pasalnya apabila konflik tawuran antar dua sekolah antara SMK II Ende dan SMKN 1 Ende belum usai diselesaikan oleh dua kepala sekolah maka saya sebagai wakil bupati akan siap mencopot jabatan kepala sekolah. Demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati Ende ketika di konfirmasi wartawan ZLN di ruang kerjanya. Selasa 25 Agustus 2015.

Djafar Ahmad mengatakan tawuran antar anak sekolahan sesungguhnya merupakan kegagalan kepala sekolah dalam mendidik anak-anak sekolahnya dalam hal sikap dan perilaku anak yang cenderung nakal.

Menurutnya tugas kepala sekolah tidak hanya mengajar untuk mendapatkan uang tetapi memberikan bimbingan intensif kepada anak didik termasuk budi pekerti yang baik sehingga tidak nakal dalam mental, sikap, dan perilaku dan apabila kepala sekolah hanya ngajar untuk cari duit aja itu artinya gak laku kepala sekolahnya.

Dikatakan diri sudah memanggil kepala sekolah SMKN I Ende dan memberikan perintah agar segera untuk menyelesaikan konflik tawuran ini dengan jalan damai dan jika tawuran ini belum usai diselesaikn oleh dua kepala sekolah yang kemudian dilanjutkn lagi dengan tawuran maka saya siap akan mencopot jabatan kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala SMKN I Ende, Aloysius Satu Wondo mengatakan tawuran ini di picu oleh anak sekolah SMK II dengan melakukan penyerangan dengan melempar batu kedalam lapangan saat pertandingan voly berlangsung dan kemudian dilanjutkan dengan  penyerangan dari anak-anak SMK II pada pagi pukul 08.00 wita.

Menurutnya sebagai kepala sekolah dirinya segera melakukan evaluasi bersama kepala sekolah SMK II Ende untuk secara bersama mencari solusi agar konflik tawuran ini tidak terulang lagi

Dikatakan, terkait dengan anak sekolah yang terlibat dalam tawuran ini, pihaknya akan menyelidiki dan akan memberikan sanksi dikeluarkan dari sekolah, apalagi tawuran tersebut sudah memakan Lima korban luka ringan yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan kami akan selesakan secara bersama kepsek SMK II Ende. (Rian Laka)