Syahrulan Pua Sawa Kunjungi Keluarga korban Musibah kebakaran di Ende

Anggota DPR RI Syahrulan Pua Sawa

Anggota DPR RI Syahrulan Pua Sawa

Zona line News-Ende. Syahrulan Pua Sawa mengunjungi keluarga korban musibah kebakaran yang terjadi di beberapa waktu lalu di JL Wirajaya tepatnya lorong yasbin ende dan sekaligus mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban musibah kebakaran. Demikian diungkapkan oleh anggota komisi V DPR RI ,Syahrulan Pua Sawa ketika ditemui wartawan ZLN dirumahnya Jl Mbongawani Ende. Selasa, 04 Agustus 2015.

Syarulan Pua Sawa mengatakan Dalam agenda resesnya, sebagai wakil rakyat dan putra Ende, dirinya siap untuk memperjuangkan mobil kebakaran agar segera ada di ende karena musibah kebakaran sudah menjadi peristiwa yang beruntun terjadi dalam tahun ini.

Dikatakannya dalam waktu dekat dirinya akan siap membangun komunikasi dengan pemda Ende guna untuk membahas banyak hal yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan salah satunya adalah pembahasan terkait dengan rencana untuk mengadakan mobil kebakaran di ende.

Setiap Kabupaten Harus Ada Mobil Pemadam Kebakaran

Dikatakan, dirinya akan secepatnya memperjuangkan mobil pemadam kebakaran. “Harus ada dan tidak saja di kabupaten Ende tetapi harus ada di setiap kabupaten yang masuk dalam ruang lingkup wilayah daerah pemilihan NTT I, dan saya akan memperjuangkan dengan cara saya sendiri untuk membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar secepatnya dapat menjawabi kebutuhan masyarakat Ende khususnya, NTT I umumnya, ”tegasnya.

Menurutnya melayani masyarakat sudah menjadi hukum wajib dan terkait dengan mobil pemadam kebakaran maka setiap kabupaten harus ada mobil pemadam kebakaran karena mobil pemadam kebakaran sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang wajib harus diadakan.

Ia Juga mengatakan dirinya siap untuk membangun koneksi dengan pemerintah pusat guna untuk memperjuangkan kepentingan rakyat tidak hanya kabupaten ende tetapi seluruh kabupaten yang masuk dalam wilayah daerah pemilihan NTT I, apalagi dirinya sudah dipercayakan oleh rakyat maka sudah tentu kepentingan masyarakat NTT I. “Sudah menjadi hukum wajib yang akan diperjuangkan khusunya di bidang pembangunan infrastruktur wilayah NTT I terkait dengan pelayanan pembangunan,” ujarnya. (*rian Laka)