Ditresnarkoba Polda NTT Ringkus Palaku, Diduga Pengedar Sabhu-Sabhu di Belu

Dir Narkona Polda NTT, didampingi AKPBP Albert Neno serta Kbd Humas gelar juga pers kasus sabhu -sabhu belu 15 September 2015

Dir Narkona Polda NTT, didampingi AKPBP Albert Neno serta Kbd Humas gelar juga pers kasus sabhu -sabhu belu 15 September 2015

Zonalinenews-Kupang, Ditresnarkoba Polda NTT Pada hari selasa 15 September 2015 sekitar pukul 20.10 wita di Moon Cafe jalan Seokarno samping (Simpang Lima ) Kampung Pegawai RT 016 RW 006 kelurahan Bardao kecamatan Atambua Kabupaten Belu berhasil mengamankan ST, LK 58 (Tahun) pekerjaan Swasta, laki –laki alamat kampung Pegawai RT 016 RW 016 kelurahan bardao Kecamatan Atambua Kabupaten Belu , serta  MR, PR, 49 (Tahun) IRT Alamat Kampung pegawai RT 016 RW 006 keluraahan Bardao kecamatan atambua Kabupaten Belu. Demikian diungkapkan Direk Ditresnarkoba Polda NTT Ajun Komisaris Beser Polisi , Damanik SH, MH Jumat 18 September 2015 Pukul 10.00 wita saat mengelar jumpa pers di ruang Ditresnarkoba Polda NTT.

Menurutnya , Kedua warga Belu itu, diamankan bersama temannya dengan barang bukti berupa dua bungkus plastik klip warna bening yang diduga narkotika jenis shabu yang disimpan dalam bungkus obat sirup sanmol serta kain warna coklat . Satu buah alat bong yang dirakit dari botol plastik berisikan air. Dan bertuliskan lebel botol larutan cap kaki tiga yang mana pada tutupan botol terdapat dua sedotan plastik dan salah satu sedotan disambung dengan pipet kaca serta 1 Hp Nokia tipe CE0168 , dan 1 HP Merek Nokia tipe CE 0434.

Ia menjelaskan, kronologis penangkapan para pelaku  pada hari Minggu 13 September 2015 mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat dua orang pelaku ST dan MR diduga melakukan transaksi narkoba jenis shabu di Moon Cafe, sehingga berdasarkan informasi warga Tim Ditresnarkoba Polda NTT membentuk tim yang dipimpin AKBP Albert Neno untuk melakukan pemantaun dan penyelidikan terhadap dua orang tersebut, sehingga pada hari Senin 14 September 2015 pukul 16.00 tiba di Belu dan melakukan aksi penyelidkan dan pemantuan.

Menurutny Berdasarkan hasil pemeriksaan ST dan MR diperoleh keterangan bahwa barung bukti berupa shabu-sabhu dengan harga 900.000,- per paket diperoleh dari temannya yang benama inisial C. dalam ketrangan ST baru pertama kali mendapatkan barang ini. ST lanjutnya, juga mengaku bahwa dirinya sejak bulan April 2015 lalu sudah mengunakan shabu-shabu dan ST memperoleh shabu –shabu dari wanita yang berinisial Z yang saat ini ditahan di Rutan Ende.

Ia menambahkan, terhadap pra tersangka saat ini menjalani test dan pemeriksaan di Ditresnarkoba Polda NTT.(*tim)