dua anak asal NTT (kenakan Baju Kuning dan Hitam ) yang terlantar di Karimumun (didamping pendamping tengah Gunakan Jilbab)

DUA REMAJA PUTERI KORBAN HUMAN TRAFFICKING ASAL NTT TERLANTAR DI KARIMUN

dua anak asal NTT (kenakan Baju Kuning dan Hitam ) yang terlantar di Karimumun (didamping pendamping tengah Gunakan Jilbab)

dua anak asal NTT (kenakan Baju Kuning dan Hitam ) yang terlantar di Karimumun (didamping pendamping tengah Gunakan Jilbab)

Zonalinenews-Karimun, Dua orang remaja puteri asal NTT yang baru Tamat SLTP menjadi korban human trafficking dan berhasil diselamatkan di kabupaten Karimun Kepulaun Riau. Kedua anak remaja perempuan tersebut bernama Yuni Mbado berasal dari Kabupaten Rote dan Lina Wel berasal dari kabupaten Alor tetapi dengan orang tuannya tinggal di Oesapa Kota Kupang.

Kedua remaja puteri ini adalah korban penipuan dari oknum yang mengurus mereka menjadi TKW ke Malaysia. Saat ini kedua anak tersebut di dampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Karimun untuk rencana pemulangan ke daerah asal.

Menurut informasi dari kedua anak ini, masih banyak lagi anak-anak remaja puteri yang menjadi korban trafficking yang saat ini terlantar di kepulauan Riau yang gagal berangkat kerja sebagai Pembantu Rumah Tangga(PRT) di Malaysia dan Singapura.

“Saya sangat prihatin ketika melihat nasib mereka, ada yg masih bisa di ajak ngobrol tapi ada juga yang depresi, trauma dan stres berat”, demikian diungkapakan Filda Obehetan ketika menyampaikan keadaan kedua remaja puteri ini dengan teman-temannya.

Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTS) Kepulauan Riau adalah tempt penampungan anak-anak asal NTT yang di Deportasi dari Negara Tetangga Malaysia. Sampai berita ini ditayangkan Senin 14 September 2015 , kedua anak tersebut, Yuni Mbado dan Lina Wel sementara dalam perjalanan laut dari kepulauan Karimun menuju BNP2TKI Tanjung Pinang karena berhasil di tolong oleh seorang bapak bernama Marda asal So’e-TTS yang kemudian membawa mereka ke BNP2TKI Kepulauan Karimun.

Atas persoalan ini Kiranya dinas terkait di di Kabupaten Kupang dan Pemprov NTT agar dapat menelusuri anak-Anak remaja puteri asal NTT yang saat ini terlantar di Kepulauan Karimun, Propinsi Kepulauan Riau.(*Anb)