JANGAN PILIH PEMIMPIN SONTOLOYO

Diskusi sore di marga juang 63  PMKRI Cabang Kupang Santu Fransiskus Xaverius  Kamis  24 September 2015

Diskusi sore di marga juang 63 PMKRI Cabang Kupang Santu Fransiskus Xaverius Kamis 24 September 2015

Zonalinenews-Kupang, Seorang pemimpin harus memiliki jiwa kepemimpinan yang melayani artinya pemimpin yang siap mengabdikan diri untuk masyarakat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Ansi Lema, mantan aktivis 98, yang juga Pengamat Politik Nasional ketika menjadi narasumber dalam diskusi sore di marga juang 63, PMKRI Cabang Kupang Santu Fransiskus Xaverius, Kamis, 24 Septemeber 2015.

“Tugas seorang pemimpin harus memprioritaskan kebutuhan masyarakat misalnya pendekatan pelayanan publik, pemerataan infrastruktur demi kesejehteraan masyarakat. Seorang pemimpin harus ideal, kreativ dan inovatif, dengan memiliki kompetensi yang sudah teruji, komitmen terhadap nilai-nilai kehidupan yang bermartabat, artinya memiliki sepak terjang yang baik dan patut diperhitungkan, serta memiliki integritas diri.Seorang pemimpin harus menjadi teladan yang baik dan patut disegani, hal itu terjadi apabila mampu memenuhi beberapa-beberapa kriteria seperti seorang pemimpin harus bersih, transparan, serta professional,” jelas Ansi Lema.

Menurutnya, dalam pilkada di delapan kabupaten di daerah NTTpada tanggal 9 desember 2015, masyarakat harus berperilaku elegan.

“Kita harus harus menjadi pemilih yang cerdas bukan karena asas like and dislike atau melihat unsur SARA, tetapi harus melihat kapasitas, kapabilitas, integritas dan kredibilitas figur sehingga pemimpin yang dihasilkan bukan pemimpin yang sontoloyo”, Ajak Ansi.

Ansi menghimbau kepada seluruh kaum intelektual muda dalam hal ini mahasiswa yang menyandang status agen of change untuk jangan apatis atau masa bodoh terhadap politik.

“Mahasiswa harus bergerak maju, menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan dan pencerahan politik kepada masyarakat yang masih buta akan politik sehingga kedepan ketika masyarakat dalam menentukan pilihan politiknya, jangan salah memilih pemimpin,” ujar Ansi.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang periode 2015/2016, Egidius Atok, mengatakan bahwa PMKRI Cabang Kupang akan mengawal segala dinamika politik yang akan berkembang, agar dalam pilkada 9 desember nanti pemimpin yang akan dihasilkan dalam proses pilkada nanti adalah pemimpin yang betul-betul pro terhadap rakyat dan siap mengabdikan diri untuk masyarakat artinya menjadi pelayan untuk masyarakat dan siap menjawab segala kebutuhan masyarakat.(*niko tokan)