JERIKO MINTA ANGGARAN UNTUK GURU HONOR DITINGKATKAN

Jeriko dan meteri Pendidikan berbincang usai raker

Jeriko dan meteri Pendidikan berbincang usai raker

Zonalinenews-Jakarta, Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Senin 14 September 2015, Jefri Riwu Kore Anggota DPR RI mendesak Kemendikbud RI meningkatkan kesejahteraan guru honor.

“Jika pemerintah belum mampu memperhatikan guru honor untuk diangkat menjadi PNS, maka perlu ada tunjangan khusus dan bantuan untuk pendidik yang statusnya non-PNS,” sebut Jefri dari Fraksi Partai Demokrat.

Jefri beralasan bahwa guru honorer selama ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Mereka hanya diminta untuk mengajar dengan bayaran 100 sampai 150 ribu rupiah per bulan. Terlebih mereka yang tugasnya di desa yang sangat terpencil dan sulit topografi.

Ia juga menuturkan terkait guru-guru honorer di NTT yang statusnya sampai kini tidak jelas. “Dinyatakan lolos K2 (kategori 2) untuk segera diangkat menjadi PNS tetapi sampai kini belum juga diangkat menjadi PNS. Kasihan para guru-guru honor yang kerjanya penuh waktu bahkan dibeberapa tempat hampir semua mata pelajaran diasuh oleh guru honor,” aku Jefri akrab disapa Jeriko.

Calon Walikota Kupang periode 2017 ini meminta kepada Mendikbud Anis Baswedan untuk segera mengevaluasi data-data otentik guru-guru honorer, khususnya di NTT untuk segera diangkat menjadi PNS sesuai undang-undang yang berlaku.

Mendikbud Anis Baswedan dalam raker tersebut menjelaskan bahwa terkait dengan upaya penyelesaian masalah guru-guru honorer, pihaknya kini sedang mengevaluasi data guru-guru honorer yang statusnya memenuhi syarat untuk segera diangkat menjadi PNS. Sedangkan untuk guru-guru yang masih

terkendala dengan administrasi maka akan dicari solusi penyelesaiannya.

Anis juga menyatakan terkait dengan kesejahteraan guru honor, maka pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk program guru dan tenaga kependidikan sebesar 12,571 triliun rupiah dalam rancangan APBN tahun anggaran 2016 ini.

Terkait penjelasan Mendikbud, Jefri mendukung sepenuhnya agar alokasi anggaran tidak hanya 12,571 triliun saja tetapi perlu ditingkatkan lagi. “Saya akan dukung sepenuhnya peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan agar alokasi anggarannya ditingkatkan lebih dari 12,571 triliun. Saya akan menjadi orang nomor satu untuk dukung kebijakan pak Menteri memperhatikan nasib-nasib guru honorer apalagi mereka-mereka yang ada di daerah terpencil seperti NTT,” dukung Jeriko mahasiswa teladan seluruh Indonesia 1986 ini. (*tim)