Pekerjaan Jalan Di Kecamatan Amarasi Selatan Dilakukan Oleh PT. BRL Dan PT. AJR Hasil Fisik Baru Belasan Persen

Alat berat di lokasi proyek

Alat berat di lokasi proyek

ZONALINENEWS – OELAMASI, Pekerjaan  jalan aspal Hotmix sepanjang 17 kilo meter di Kampung Teres, Kelurahan Butraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang yang dikerjakan oleh PT. Bunga Raya Lestari (BRL) dan Aria Jaya Raya (AJR) dengan anggaran 135 Milyar terhambat karena kekurangan peralatan kerja yang dimiliki oleh perusahaan – perusahaan tersebut. “Pekerjaan ini sepanjang 17 kilo meter yang dibagi menjadi tiga segmen diantarnya Oepaha – Buraen dan Teres – Panite (segmen satu), sedangkan pekerjaan peningkatan stuktur jalan Sumlili – Teres (segmen dua)  dan pembagunan jalan Teres – Panite (segmen tiga). Dari tiga segmen tersebut mendapat kendala karena kekurangan peralatan sehingga hasil fisik hingga saat ini baru belasan persen, “kata PPK 05 Kabupaten TTS Rutin Jalan Soe – Batas Kota Kefamenanu  NTT Wilhelmus Sugu Djawa kepada wartawan dilokasi proyek Kampung Teres, Kelurahan Butraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang, Sabtu 5 September 2015 pukul 13.30 wita.

Menurut Wilhelmus, kegiatan pekerjaan yang dilakukan oleh dua perusahan besar yang bersal dari Kota Mataran Nusa Tenggara Barat NTB ini bukan hanya pekerjaan jalan aspal Hotmix saja. Mamun dua perusahaan basar asal Kota Mataram tersebut juga harus melakukan ikutan yaitu pekerjaan pasangan saluran Drainase dan beberapa deker yang harus diselesaikan bersamaan dengan pekerjaan jalan aspal Hotmix sesuai kontrak berakhir bulan Desember 2015 mendatang.

“Sesuai kontrak pekerjaan ini dikerjakan selama 198 hari kalender. yang mana mulai kontrak sejak bulan Mei. Namun pekerjaan baru dilakukan pada tanggal 17 Juli 2015. Dilokasi pekerjaan ini selain dari pihak kontraktor mengalami kesulitan dengan peralatan kita juga mengalami kesulitan tenaga kerja untuk pekerjaan pasangan saluran Drainase sehingga hasil fisik pekerjaan sendiri belum masuk 20 persen,” kata dia.

Untuk pekerjaan jalan aspal Hotmix sendiri katanya, saat ini baru dilakukan kegiatan penimbunan Urugan Biasa (Urbis) setelah penimbunan Urbis baru dilapisi dengan timbunan Urugan Pilihan (Urpil). “Dalam waktu dekat akan diadakan pengiriman sekitar kurang lebi empat buah arat berat kelokasi oleh perusahaan itu. Sehingga keterlambatan fisik selama ini bisa diselesaikan secepatnya, “ungkapnya.

Sementara itu pantauan zonalinenews dilokasi proyek dari keseluruhan pekerjaan diperkirakan hasil spesifik kurang lebih 11 persen. Pasalnya, di segmen lokasi tersebut baru dilakukan pembersihan belum ada aktifitas lanjutan. Disegmen dua sendiri baru dilakukan pekerjaan penimbunan Urbis yang mana Urbis tersebut bercapur dengan tanah lumpur. Kekurangan alat dilokasi membuat kegiatan dilokasi lebih banyak diam dari aktifitasnya karena dengan jangkauan jarak yang begitu jauh dan dari segmen ke segman hanya ada satu unit alat. Sementara pekerjaan deker sendiri pekerjaannya kosong dan masih dalam tahapan pekerjaan pemotongan besi cor di baskem perusahaan. Sehingga selama kurang belih empat bulan aktifitas dilakukan dengan peralatan seadanya hasil fisik pekerjaan sendiri tidak berkembang. (*hayer)