Pekerjaan Peningkatan Jalan di Kecamatan Alak dan Maulafa Capai Tiga Persen

Salah satu lokasi Pekerjaan jalan capai 30 persen

Salah satu lokasi Pekerjaan jalan capai 30 persen

ZONALINENEWS – KUPANG, Diduga pekerjaan peningkatan jalan dengan kontruksi HRS base lokasi kawasan Kecamatan Maulafa dan kawasan Kecamatan Kota Kupang dengan dana sebesar Enam milyar yang dikerjakan oleh PT. Tjendana Kersomulti Utama (TKU) terhambat karena peralatan yang minim sehingga pekerjaan tersebut sesuai hasil fisik volume pekerjaan saat ini baru mencapai kurang lebih tiga persen.

Pantauan zonalinenews pada lokasi pekerjaan di Kelurahan Oeleta Penkase dan Kelurahan Nunbaun Dela, Senin 28 September 2015 pukul 13.30 wita, pekerjaan tersebut dilakukan tanpa ada pemasangan papan proyek dan tidak ada aktifitas pekerjaan sehingga lokasi pekerjaan sendiri kosong, tanpa aktifitas. Saat ini juga material Urugan Pilihan (Urpil) yang baru dilakukan pekerjaan pelapisan awal tingkat pemadatannya kurang sehingga saat ini material – material tersebut berserakan , tak karuan oleh aktifitas kendaraan roda dua maupun roda empat.

Salah warga Penkase Oeleta, Ony Baitanu yang berkatifitas sehari – hari sebagai ojek saat itu juga kepada ia mengatakan, dengan macetnya aktifitas pekerjaan tersebut membuat warga sekitar merasa tergangu dengan debu yang berasal dari material jalan tersebut. “Kita tukang ojek sendiri saja merasa terganggu dengan debu pada saat melintasi jalan ini apa lagi warga yang rumahnya berdekatan lansung disini, sudah tentunya lebih terganggu lagi. Dan saya hanya mau bilang kalau pekerjaan semacam ini sudah pasti hasilnya tidak kuat. Karena pekerjaan ini bukan pekerjaan baru lagi, pekerjaan ini dinama dasarnya sudah ada jalan lapen yang tentunya mutunya lebih kuat karena dilapisin Urpil,” katanya

Dijelaskan, ketika pekerjaan ini lapisan utama sudah ada aspal maka Urpil tersebut seharusnya tidak perlu lagi digunakan. “Uripil yang saat ini digunakan alangkah lebih baik digunakan dibahu jalan saja tida perlu lagi di lapisi pada jalan yang awalnya sudah aspal. Karena didaerah sini tidak ada tempat yang menjadi genagan air yang bisa membuat rusak aspal, dan saya sangat yakin kontruksi ini tidak akan bertahan lama karena Urpil ini tidak akan lengket  dengan aspal. Maka dari itu seharusnya yang dilakukan adalah aspal yang lama itu lansung ditambal langsung dengan aspal itu lebih baik,” ungkap Ony.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dina Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang Yusuf Made yang berada di luar daerah saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon gengamnya ia mengatakan, dirinya tidak mengetahui hasil kondisi pekerjaan di lapangan tersebut saat ini. Namun dirinya mengarahkan awak media untuk menemui salah satu staf bagian Bina Marga di Dinas PU Kota Kupang untuk mendapatkan data – data lebih lanjut.

Sesuai data dari seorang staf bagian Bina Marga Dinas PU Kota Kupang, paket peningkatan jalan dengan kontruksi HRS Base lokasi Kecamatan Maulafa dan kawasan Kecamatan Alak sepanjang 3.345 meter dengan dana Enam milyar rupiah lebih yang bersumber dari dana DAU APBD II Kota Kupang. Yang dikerjakan sesuai kontrak selama 118 hari kalender sejak 4 September 2015 hingga 31Desember 2015 mendatang. (*hayer)