Rekening Pembayaran Listrik Diblokir PLN Diduga “Paksa Alihkan” Ke Meteran Pra Bayar

Menegar PLN Cabang Kupang Maria Indaiwati  memberikan penjelasan kepada Yusak Dakaweni Topi merah dan beberapa warga yang rekening listriknya di Blokir

Menegar PLN Cabang Kupang Maria Indaiwati memberikan penjelasan kepada Yusak Dakaweni Topi merah dan beberapa warga yang rekening listriknya di Blokir

ZONALINENEWS – KUPANG, Kesal dengan ulah PLN Cabang Kupang yang diduga yang semena -mena memblokir rekaning listrik beberapa warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo Kota Kupang, secara spontan Kamis 10 September 2015 mendatangi kantor PLN Cabang Kupang. Para warga datang dengan kesal dan meminta kepada PLN Cabang Kupang alasan pemblokiran rekening listrik milik warga. “Padahal biasanya saya setiap awal bulan yang menggunakan meteran bukan pra bayar, membayar tagihan listrik lewat rekening, namum bulan ini September 2015 kali ini, dirinya tidak bisa membayar tagihan karena diblokir,” Demikian diungkapkan Ketua RT 11 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang , Yusak Dakaweni, saat melakukan aksi protes bersama beberap warga terkait pemblokiran pembayaran lisrtik miliknya di PLN Cabang Kupang, Kamis 10 September 2015 pukul 10.30 wita.

Menurut Yusak , lebih aneh lagi ketika dirinya bertanya kepada petugas terkait persoalan tersebut dirinya diarahkan oleh petugas PLN Cabang Kupang yang melayani keluhannya untuk memasang meteran pra bayar. “ Masa pelanggan di paksa, padahal kami tetap berkeinginan menggunakan meteran biasa, kami tidak mau menggunakan meteran pra bayar atau meteran pintar , ko kami disuruh pasang meteran pra bayar,”kesal Yusak.

Tidak puas dengan jawaban petugas , Yusak Dakaweni bersama beberapa warga yang hadir di PLN Cabang Kupang yang rekening listrik diblokir marah –marah dan membuat kegaduhan , aksi keributan ini sempat dihadang oleh aparat kepolisian yang bertugas di Kantor tersebut . Akhirnya para warga diajak Aparat kepolisian Polres Kupang Kota bertemu dengan Pimpinan PLN Cabang Kupang untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Sesampai di Aula lantai dua Aula PLN Cabang Kupang, Perwakilan warga yang kesal rekening listrik yang diblokir bertanya kepada Meneger PLN Cabang Kupang, Maria Indrawati alasan sikap yang diambil oleh pihak PLN terhadap rekaning mereka . Ini sudah seperti mafia. “Kita tidak ingin meteran Listrik kami yang pasca bayar di ganti dengan meteran listri prabayar. Pasalnya, meteran listrik prabayar itu sangat menyusahkan warga. Dan saya ini sudah  rasa susah dengan memakai meteran listrik prabayar  karena di tempat kos saya juga, mengunakan meteran listri prabayar atau yang disebut meteran listrik pintar itu,” katanya.

Dikatakan Yusak , meteran listri prabayar atau meteran listrik pintar tersebut hanya untuk menambah beban bagi masyarakat kecil. “Saya minta kepada ibu jelaskan apakah wajib hukumnya bagi warga masyarakat memasang meteran listrik pra bayar, padahal pimpinan –pimpin PLN di Jakarta telah menegaskan dan mengeluarkan stetmen di media bahwa pemasangan meteran Pra bayar tidak wajib, mengapa tiba tiba rekening listrik kami diblokir dan disuruh pasang meteran pra bayar. Cara – cara yang dilakukan PLN ini sama saja pemaksaan, karena sebenarnya PLN harus tau apabila warga tidak ingin meteran listrik yang lama dengan meteran listik pintar harus dipenuhi bukan dengan PLN main blokir nomor rekening listrik. Kita warga tetap tidak ingin mengunakan meteran listrik pasca bayar saja, “tegasnya.

Maneger PLN Cabang Kupang , Maria Indriwati pada kesempatan tersebut menanggapi kelurahan warga menjelaskan, Program PLN Cabang Kupang kedepan , 100 persen pelanggan PLN menggunakan Listrik Pra Bayar (listrik Pintar).

“ Keutamaan menggunakan meteran para bayar adalah pelanggan lebih hemat dan bisa mengtrol pemakian KWH listrik. Meteran pra bayar adalah program pelayanan terbaik PLN yang diberikan kepada masyarakat,”ujar Maria.

Maria menambahkan, pihanya akan melakukan migrasi bagi yang saat ini mengunakan meteran bukan prabayar taua meteran lama, upaya ini dilakuakn karena meteran pra bayara adalah pelayanan terbaik PLN saat ini . dan ini merupakan program PLN Cabang Kupang.

Mendapat Jawaban tersebut warga yang hadir saat itu spontan protes dan tetap mempertahankan tetap mengunakan meteran lama (bukan pra bayar) dan meminta agar PLN Cabang Kupang membuka bloking rekening tagihan listrik sehingga warga membayar. “ Saya minta kepada ibu untuk membuka blokir rekening listrik kami, kalau  tetap diblokor dan petugas PLN datang kerumah kami dan membongkar meteran kami,  akan timbul hal-hal yang tidak diinginkan . Jadi saya minta ibu tolong cabut pemblokiran rekening tersebut , “tegas Yusak Dakaweni Kesal. (*hayer)