Rumah Pancasila Kerjasama HMI Cabang Kupang Gelar Sosialisasi

Sosialisasi Pancasila Kerjasama Tumah Pancasila dan HMI Cabnag Kupang

Sosialisasi Pancasila Kerjasama Tumah Pancasila dan HMI Cabnag Kupang

Zonalinenews-Kupang, Minggu 20 september 2015 pukul 10.50-13.20 WITA di aula islamic center Masjid Raya Nurussa’adah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur berlangsung Sosialisasi pemahaman Nilai-nilai Pancasila dengan tema Meneguhkan Kembali Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan

Sosial Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Rumah pancasila kerjasama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang Bidang PTKP (PerguruanTinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan) .

Pemateri, Amir Syarifudin Kiwang. S.Sos, M.Si pada kesempata itu mengatakan dalam meneguhkan kembali nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sosial masyarakat dimana Manusia sebagai tokoh central dalam implementasi nilai-nilai pancasila. Pancasila pada dasarnya lahir dari nilai-nilai luhur bangsa, karena sampai saat ini pancasila masih bertahan menjadi fondasi bangsa indonesia.

Menurutnya , Sebuah ideologi dapat di bumikan apabila segenap komponen bangsa memainkan perannya dalam implementasi nilai- nilai pancasila yang tertuang dalam : KETUHANAN YANG MAHA ESA. Untuk memahami dan mengakui Ketuhanan yang Maha Esa, maka kita harus menunjukkan perilaku sebagai manusia yang bertuhan dimana nilai-nilai spiritual kita harus berbanding lurus dengan nilai-nilai sosial. Karena Apabila nilai – nilai spiritual tidak sejalan dengan nilai-nilai sosial maka kita sudah menunjukan bahwa kita tidak bertuhan.

Ia menambahkan, KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB. Seperti contoh kasus yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dimana apabila ada pencuri ayam di lingkungan sekitar kita maka kita akan menangkap pencuri tersebut dan menghakiminya secara masal, tetapi apabila kita menonton kasus korupsi di televisi yang dimana sangat merugikan negara persaan kita seperti biasa-biasa saja seolah tidak terjadi sesuatu.

Ia mencontohkan, kasus tersebut menggambarkan terjadinya degradasi pemahaman nilai pancasilais.Berbicara mengenai konsep keadilan maka ada beberapa ideologi yang mendefenisikan kosep keadilan seperti ideologi Komunis yang menggunakan konsep adil yang Komunitatif diamana keadilan adalah sama rata, sama rasa.

“Konsep keadilan menurut ideologi Kapitalis yang dimana konsep keadilannya menggunakan konsep Distributif yang dimana yang bermodallah yang berkuasa.

Oleh karena itu dalam mengimplementasi nillai-nilai kemanusian yang adil dan beradab maka kita harus mensejajarkan keadilan baik dari masyarakat biasa maupun pejabat negara dalam pemberlakuan hukum,”ujar Amir.

Ketiga lanjut Amir , PERSATUAN INDONESIA . Indonesia terdiri dari sabang sampai merauke yang tentunya memiliki keberagaman etnis bahasa dan adat istiadat untuk mencapai nilai persatuan indonesia maka butuh kesepahaman dalam menafsirkan nilai pancasila harus melepaskan seluruh ego keagamaan, ego istiadat untuk memahami isi persolan dalam berbangsa dan bernegara.

Serta KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.

Pada sila ini dimana proses pemilihan Umum yang harus di wakilkan kepada para wakil rakyat dan para wakil rakyat yang menjadi penyambung lidah untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Dimana sebagai para wakil rakyat harus bijaksana dan memahami esensi dalam berbangsa dan bernegara.

Ia menegaskan, KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH INDONESIA. Untuk mencapai keadilan sosial maka persolan terkait Hukum, Sosial dan Politik harus di berlakukan sesuai porsi dan kebutuhan untuk seluruh warga yang berada dalam naungan Negara kesatuan Republik Indonesia. (*Ham)