3 Menteri dan Kepala Bin, Tinjau Perbatasan Belu RDTL

Pejabat Bupati Belu Dampingi 3 Menteri saat dialog dengan masyarakat (Foto Humas Polres Belu)

Pejabat Bupati Belu Dampingi 3 Menteri saat dialog dengan masyarakat (Foto Humas Polres Belu)

Zonalinenews-Belu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Letjen (Purn) Sutiyoso bersama 3 orang Menteri yaitu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek dan Menteri PU Perumahan Rakyat Dr. Ir M. Basuki Hadimuljono, M.Sc, pada hari Rabu, 30 September 2015, tiba di Kabupaten Belu. Rombongan yang tiba sekitar pukul.10.30 wita di Bandara AA Bere Talo ini, disambut oleh Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, Danrem 161/Kupang Brigjen (TNI) Heri Wiranto, Penjabat Bupati Belu Drs. Wilhelmus Foni, M.Si, Sekretaris Daerah Kab. Belu Drs. Petrus Bere bersama Forkompinda Belu, Pimpinan SKPD.

Setelah acara seromonial bersama Gubernur NTT, Frans lebu Raya  dan Penjabat Bupati Belu, rombongan langsung bertolak menuju Kecamatan Kakuluk Mesak guna meninjau perencanaan relokasi warga baru di Desa Dualaus, dan meninjau tempat pelelangan ikan (TPI) di Desa Jenilu. Kepada para nelayan di tempat pelelangan ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti melalui Kepala BNN berjanji dalam waktu dekat ini akan memberikan bantuan berupa alat penangkapan ikan, perahu dan juga armada untuk melakukan pengawasan di perairan wilayah perbatasan RI-RDTL.

Usai meninjau TPI dan dialog bersama para nelayan di Desa Jenilu, rombongan bertolak ke Perbatasan RI-RDTL, tepatnya di Motaain, dalam rangka meninjau pembangunan Pos Lintas batas.

Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek menyerahkan 1 unit Mobil Ambulance kepada Puskesmas Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Pada Kesempatan itu Kepala BIN bersama tiga menteri ke Perbatasan RI-RDTL , Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah membuat usulan anggaran sekitar Rp 1 Triliun. Anggaran tersebut diperlukan untuk model pembangunan di kawasan perbatasan RI-RDTL.

Kepala Bin, Sutiyoso dan Menteri PU dan Perumahan, Basuki Hadimuljono berjanji akan membangun 260 unit rumah layak huni untuk masyarakat perbatasan dengan tipe 60.(*Sumber Humas Polres Belu)