Asosiasi Batu Akik dan Permata Timor Gelar Pameran

Pameran Batu Akik di Kantor Bupat Lama Kota Kupang

Pameran Batu Akik di Kantor Bupat Lama Kota Kupang

ZONALINENEWS – KUPANG, Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda Asosiasi Batu Akik Dan Permata Timor gelar pameran batu akik di halaman Kantor Bupati Kupang (Kantor lama Kota Kupang) selama 10 hari sejak tanggal 15 Oktober hingga 25 Oktober 2015 mendatang.

Kegiatan pameran batu akik diikuti sebanyak 20 peserta penjual dari berbagai kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Panitia Hengki Jacob mengukapkan, pameran batu akik asal timor diadakan dengan tujuan agar bisa memberdayakan masyarakat NTT khususnya masyarakat  pengumpul, pengrajin, pencinta bahkan kolektor batu akik dan permata timor. Menurutnya, batu akik dan permata  timor tidak kalah bagus dengan daerah – daerah lainya.

“Sumber daya alam khususnya batu akik timor selama ini memang belum dikenal oleh masyarakat dari daerah luar. Maka dari itu untuk mengangkat nama batu akik dan permata timor kita sering mengelar kegiatan – kegiatan pameran batu akik,” kata Hengki.

Selama ini, ungkapnya masyarakat Indonesia pada umumnya hanya mengenal batu akik dari luar timor saja. Namun kenyataannya batu akik Timor kualitas dan modelnya juga sangat lebih  baik dari daerah lain.

“Batu akik dan permata timor sangat diminati pencinta batu akik dari luar daerah yang datang berkunjung ke NTT khususnya di Kota Kupang untuk dijadikan oleh – oleh batu akik kas NTT,” ungkap dia.

Lanjutnya, Varian batu akik pancawarna timor sangat banyak karena batu akik timor yang beredar di Kota Kupang seluruhnya berasal dari setiap kubupaten – kabupaten yang ada di NTT seperti, Kabupaten Timor Tegah Utara (TTU), Kabupaten Alor, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai dan kabupaten – kabupaten lainya masing – masing dengan model farian daerahnya.

“Batu simson timor yang berasal dari pulau timor sendiri kualitasnya tidak jauh beda dengan batu sojol yang sedah dikenal masyarakat luas. Naman ketika batu simson timor terus di promosi dengan kegiatan – kegiatan pameran kedepan saya yakin batu simson timor juga dikenal mayarakat pencinta batu akik diseluruh indonesia bahkan akan dikenal di negara luar,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini pecinta batu akik dan permata timor masih sangat digemari pencinta batu akik dari luar daerah. Namun menurunnya peminat pembeli  batu akik tersebut dikarenakan pengaruh  melonjaknya harga dolar sehingga peminat penjualan batu akik di Kota Kupang sedikit menurun. “Saya yakin ketika harga dolar mulai stabil peminat batu akik juga akan ramai lagi seperti semula kala. Batu akik timor yang digemari para pencinta batu akik dari luar daerah karena batu akik timor kebanyakan masih dalam bentuk bongkahan bukan batu akik yang sudah dibentuk, sehingga sangat di gemari pencinta batu akik dari luar daerah untuk dijadikan oleh – oleh,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan pameran batu akik mendapat respon baik dari pemerintah daerah yaitu kota, kabupaten maupun provinsi sehingga batu akik dan permata timor tersebut bisa membuming lebih luas lagi.

“Mari, pemerintah dan kita sama – sama angkat batu akik dan permata timor karena di NTT ini sangata banyak kekayaan alam yang belum dikenal diluar daerah sana,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda Asosiasi Batu Akik dan Permata Timor bukan saja menggelar pameran batu akik tetapi Asosiasi Batu Akik Dan Permata Timor juga menggelar beberapa perlombaan dan kegiatan sosial seperti donor darah, perlombaan  mewarnai tingkat TK se-Kota Kupang, lomba karoke 7  – 10 tahun. Dan selama 10 pameran dilakukan ada berbagai dorprais bagi para pembeli batu akik dari dealer yamaha hasrat abadi kupang.

Pantauan zonalinenews dari awal pembukaan pameran tersebut hingga lima hari berjalan pameran yang diadakan oleh Asosiasi Batu Akik Dan Permata Timur sangat diterima masyarakat sehingga pameran tersebut sangat ramai dikunjungi dan seluruh stand pedagang maupun pengrajin batu akik tersebut berbanjiran rizki dari para pemburu atu akik dari dalam maupun luar daerah. (*hayer)