Forgema Desak Kejari Segera Periksa Direktur PDAM Ende

Forgema berikan berkas ke Penyidik Kejari Ende

Forgema berikan berkas ke Penyidik Kejari Ende

Zona Line News-Ende. Forum Gabungan Masyarakat (Forgema) mendesak Kejaksaan Negeri Ende agar segera memeriksa Direktur PDAM Ende terkait dengan adanya dugaan penyuapan atau gratifikasi yang dilakukan oleh Dirut PDAM Kab. Ende terhadap sejumlah oknum anggota DPRD Ende dengan modus Dirut PDAM memfasilitasi biaya perjalanan dinas atau SPPD kepada sejumlah oknum anggota DPRD Ende untuk melakukan konsultasi pembuatan perda inisiatif. Demikian Disampaikan Adrianus So, selaku Ketua Forgerma Kab. Ende. Senin 5 Oktober 2015.

Ardianus So mengatakan proses pembuatan ranperda inisiatif yang dilakukan oleh Badan Legislatif  DPRD Ende tentang pembuatan perda inisiatif yang salah satunya tentang peraturan daerah menyangkut penyertaan modal sebesar 3,5 milyar rupiah untuk PDAM sesungguhnya prosesnya dinilai telah menyalahi regulasi dan langkah konsultasi terkait dengan pembuatan perda yang dilakukan sejumlah oknum anggota DPRD sarat manipulasi dan hal ini patut diduga modus perjalanan dinas untuk melakukan konsultasi soal pembuatan perda inisiatif difasilitasi oleh Dirut PDAM Ende. Ungkap Adrianus ketika dikonfirmasi wartawan ZLN di kantor Kejari Ende  usai menyerahkan pernyataan sikap di kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Ende.

“terkait masalah ini, apabila dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Ende dan ditemukan pembuktian adanya pelanggaran korupsi maka kami minta Kejari segera melakukan penahanan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi ini,”ujarnya.

Ditegaskannya apabila dalam tuntutan ini tidak segera dijalankan oleh pihak kejaksaan negeri ende maka dalam waktu dekat Forgema akan melakukan aksi lagi dalam jumlah yang besar.

Kasi Intel Kejari Ende, Roman mengatakan sambil menanti proses lanjutan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap masalah ini dan pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Forgema karena telah mempercayakan Kejaksaan Negeri untuk menyelidiki sejumlah kasus korupsi di ende. (*Ryan Laka)