Kapolres Kupang, Persoalan Sara Tidak Pernah Diperidiksi

Kapolres Kupang  AKBP M Lingga

Kapolres Kupang AKBP M Lingga

Zonalinenews-Oelamasi, Persoalan yang mengatasnamakan suku, agama, ras dan antar golongan (sara) seperti yang telah terjadi di kabupaten aceh singkil propinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan tidak pernah diperidiksi. untuk itu, polres kupang selalu melakukan tindakan antisipasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di kabupaten kupang. hal itu merupakan tugas dan tanggung jawab polisi namun tidak terlepas juga tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Hal ini disampaikan Kapolres Kupang AKBP Drs. Michel Ken Lingga, S.IK Kamis 22 Oktober 2015 di kantor kementerian agama kabupaten kupang di Oelamasi.

Dikatakan bahwa, kabupaten merupakan salah satu bagian dari negara kesatuan repoblik indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras. untuk itu, semua komponen, bukan saja kepolisian tapi juga komponen pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus selalu melakukan tindakan antisipasi.

“Masalah agama, suku dan etnis tidak bisa diperidiksi sehingga masyarakat harus menjadi polisi bagi diri sendiri,” tutur Lingga.

Dikatakan bahwa, walaupun polisi selalu menjaga keamanan dalam upaya tindakan preventif berupa membuat bimbingan masyarakat terkait masalah kenyamanan dan menghindari adanya diskriminasi anatar umat beragama. selain bimbingan masyarakat polisi juga menyebarkan intelegen untuk mencari tahu persoalan yang terjadi jika ada indikasi adanya tindakan dari oknum atau orang yang berupaya mlakukan propaganda masyarakat.

Untuk itu, dalam menjaga kerukunan antar umat beragama polisi tidak bisa kerja sendiri tapi akan dilakukan kordinasi dengan tokoh agama, masyarakat dan pemuda.

“ Semua unsure akan kita rangkul untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Kupang,”kata Iingga.

Menjaga keamanan di kabupaten kupang dengan merangkul semua elemen berarti polisi tidak mampu untuk melakukan penjagaan tapi tokoh masyarakat atau elemen lain bisa membantu kepolisian dalam meredam berbagai potensi konflik yang ber-isu sara.

“Polisi bukan tidak mampu bekerja sendiri namun keterlibatan elemen masyarakat merupakan hal yang penting dalam mengamankan suasana jika ada indikasi konflik. (*plt)