Kejuaran Balap Sepeda/Minicross DDRT CUP JRT Raih Juara Umum

Jo Ratuarat

Jo Ratuarat

ZONALINENEWS – KUPANG, Kejuaraan balap sepeda/minicross DDRT 12  Cup di sirkuit Tofa Garden Kelurahan Tofa Kota Kupang yang berlansung dari 23 Oktober hingga 25 Oktober 2015 kemeran, Jo Ratuarat Team (JRT)  meraih  2 Medali Emas, 3 Perak dan 3 Perunggu sehingg JRT keluar  juara umum.

Kejuaraan balap sepeda/ minicross DDRT 12  Cup JRT menurunkan sebanyak 26 pembalap handal yang terdiri dari  Jimy Adu yang turun di kelas usia 6-7, Jo Ratuarat kelas usia 10-11, Krismas Purwohadi kelas usia 12-13, Ricko Djami dan Aditya Harun kelas usia 14-15, dan kelas FFA Kevin Trefan dan Ifan Gadas.

Prembina  JRT Zeyto Ratuarat mengatakan saat ini potensi-potensi balap khususnya balap sepeda di kalangan anak dan remaja di Kota Kupang cukup tinggi. Dan sejumlah perlombaan juga rutin digelar dihampir setiap kelurahan di Kota Kupang. Ia juga meminta  Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang  menyioapkan arena atau sirkuit balap baik sepeda maupun motor agar dapat dimanfaatkan oleh para remaja untuk  menyalurkan bakat balapnya, karena selama ini sirkuit balap yang digunakan adalah  lahan kosong milik warga untuk menggelar perlombaan balap. “Sayangnya, dalam setiap perhelatan lomba tersebut, panitia harus mencari lahan kosong milik warga untuk merancang sirkuit balap. Akibatnya, lomba yang seharusnya digelar berkelanjutan terhenti akibat lahan tak lagi diizinkan pemiliknya,” kata Prembina  JRT Zeyto Ratuarat kepada wartawan dikediamannya saat  acara  syukuran ulang tahun ketiga JRC dan raihan juara umum balap, Selasa 27 Oktober 2015, pukul 20.30 wita.

Menurutnya, hal ini  harus jadi perhatian bersama sehingga  potensi balap di kalangan anak dan remaja bisa berkembang bagus, perlu dipikirkan untuk membangun arena arau sirkuit balapan supaya bisa digelar lomba yang kontinu. “potensi anak-anak usia dini dengan kemampuan teknis balap sepeda cukup bagus. Apalagi, ditunjang kejuaraan yang belakangan ini mulai rutin digelar, sehingga begitu banyak anak muda yang muncul dan tunjukkan kualitas,” katanya.

Ia berjanji akan mendorong KONI Kota Kupang untuk memberikan perhatian kepada potensi balap anak-anak dan remaja di Kota Kupang. Sehingga, bersama rekan-rekan di DPRD Kota Kupang akan memperjuangkan penambahan anggaran untuk organisasi balap sepeda dan mendukung event lomba balap.

Terkait keberadaan JRT, Manajer JRT Edo Djami mengatakan, JRT hadir sejak tahun 2012 untuk menghimpun anak-anak dan remaja Kota Kupang yang memiliki bakat sepeda sebagai ajang berkumpul. JRT tak hanya fokus menghimpun anak-anak di Kelurahan Nefonaek, tetapi 26 pembalapnya datang dari sejumlah kelurahan di Kota Kupang dengan usia rata-rata 4-17 tahun.(*hayer)


TAG