Lokasi Proyek SPAM Dana APBN Rote Ndoa dialihkan, Diduga Ada Kolusi Pengawas

papan proyek

papan proyek

Zonalinenews-Ba’a, Lokasi pelaksanaan kegiatan pekerjaan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM ) Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa tenggara Timur yang di danai APBN Murni TA 2015 disinyalir dialihkan ke Kecamatan Lobalain termasuk Tenaga Pengawas Satker PAMS NTT  terkait kolusi sehingga berpengaruh pada pengawasan terhadap pelaksanaan proyek yang dikerjakan tidak sesuai perencanaan.

Pantauan Zonaline News pelaksanaan kegiatan SPAM – IKK Kecamatan Rote Barat Laut disinyalir mengandung sejumlah masalah. Masalah yang dihimpun dari masyarakat pada wilayah pelaksanaan kegiatan dan pantauan Zonaline News secara langsung di lapangan selama kuarng lebih dua minggu lamanya.

Masalah yang ditemukan antara lain galian yang diliwati jaringan pipa tidak sesuai perencanaan, penanaman pipa mulai dari urukan pasir sebelum pipa ditutup hingga tidak dilakukannya urukan saat pipa ditutup dengan tanah galian

Selain itu lokasi pelaksanaan kegiatan tidak pada lokasi yang ditentukan sesuai dengan hasil Seleksi/pelelangan pada Satker Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Propinsi Nusa Tenggara Timur serta tenaga Pengawas lapangan Satker PAMS NTT yang melakukan tugas pengawasan pelaksanaan kegiatan.

Jen Zacharias dan Helmon Lenggu .Warga Kapasiok Desa Helebeik Kecamatan Lobalain sebagai tenaga kerja 05 Oktober 2015 pukul 19.27 wita wita dilokasi pekerjaan mereka mengakui pemasangan pipa sepanjang kurang lebih ratusan meter pada saat ditutup tidak menggunakan pasir urukan

Johanis Bessie, Warga Mondo Desa Holoama Kecamatan Lobalain 12 Oktonber 2015 pukul 16:13 wita kepada Zonaline News mengatakan, jalur pemasangan pipa yang melewati depan kediamannya saat ditutup pada waktu malam dan ditutup tidak menggunakan urukan pasir.

Warga Desa Sanggaoen Daniel Adu 12 Oktober 2015 pukul 16:30 wita .mengakui pipa yang ditutup tepat didepan rumahnya hanya menggunakan pasir urukan seadanya “ Dong (mereka) hanya pake (pakai) pasir sedikit saja untuk disiram diatas pipa, tidak ada urukan di dasar pipa, lalu pipa ditutup dengan tanah” Ujarnya

Pantauan secara langsung, dan terekam video Zonaline News 12 Okteber 2015 di desa Sanggaoen, seputar jalan Baa – Busalangga saat dilakukan penutupan pipa sebagian tidak menggunakan urukan dan pada titik tertentu disiram pasir seadanya kemudian ditutup dengan tanah.

Selanjutnya sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh PPK Wil.I Satker PAMS NTT Propinsi Nusa Tenggara Timur Nomor: AM. 0102/PKPAM-NTT/169 tertanggal 28 April 2015, lingkup pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Mojo Wijaya Karya sebagai pemenang tender dengan Lokasi kegiatan IKK Kecamatan Rote Barat Laut Kab Rote Ndao tetapi fakta lapangan, lokasi kegiatan dialihkan ke Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao.

Sementara Tenaga Pengawas lapangan Satker PAMS NTT, J R Y. Halundaka adalah anak kandung Koordinator Pengawas Pulau Rote Satker PAMS NTT, Ronis Halundaka.

Terhadap masalah tersebut, PPK Wil. I Satker PAMS NTT Propinsi Nusa Tenggara Timur Roliviyanti Jamin ST,MT saat di konfirmasi melalui Koordinator, Pengawas Pulau Rote Satker PAMS NTT Ronis Halundaka, Kamis siang 15 Oktober 2015 diruang kerjanya di Jalan A.Yani No 07 Kupang mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh PT Mojo Wijaya Karya yang tidak sesuai spek.

Berdasarkan hasil evaluasi itu, Kontraktornya dipanggil, dan dirinya akan melaporkan kepada PPK setelah kembali dari tugas di Jakarta untuk selanjutnya perintahkan kepada kontraktor pelaksana proyek untuk pmbongkaran pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan.

Terkait soal Kolusi, Halundaka mengakui dan membenarkan kalau tenaga Pengawas lapangan Satker PAMS NTT, J R Y. Halundaka adalah anak kandungnya.

Sementara pengalihan lokasi proyek dan nomenklatur anggaran yang didanai APBN untuk pembangunan IKK Kec Rote Barat Laut yang dialihkan sepihak dan regulasi aturan terkait pengalihan lokasi. Halundaka menolak memberikan penjelasan sambil meminta agar hal tersebut secara langsung di konfirmasikan dengan PPK nantinya. (*Riyan Tulle)