Masyarakat Kabupaten Kupang Kecam Kekerasan Sara

Para Tokoh FKUB Kabupaten Kupang Pose bersama

Para Tokoh FKUB Kabupaten Kupang Pose bersama

Zonalinenews-Oelamasi, Masyarakat Kabupaten kupang yang tergabung dalam forum komunikasi umat beragama (FKUB) menyatakan sikap secara tegas menolak kekerasan yang bersifat sara. masyarakat Kabupaten Kupang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda di wilayah kabupaten kupang serta unsure TNI dan Polri. Hal ini disampaikan dalam pernyataan sikap tentang toleransi beragama dan kedamaian di kabupaten kupang, kamis 22 oktober 2015 di kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang di oelamasi.

Para tokoh agama bersepakat menyatakan sikap dan tekad serta keinginan yang kuat untuk bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang untuk mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan dengan mengatas namakan suku, agama, ras dan antar golongan (sara) seperti yang telah terjadi di beberapa daerah sebelumnya, khususnya di kabupaten aceh singkil propinsi nanggroh aceh darussalam, yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan yang bertentangan dengan dasar negara yaitu pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan negara kesatuan republik indonesia.

peserta rapat fkub juga menolak tegas segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan mengatas namakan suku, agama, ras dan antar golongan (sara), penyerangan bahkan pembunuhan terhadap orang-orang yang tidak berdosa serta penghancuran tempat-tempat ibadah, sebab tindakan kekerasan tersebut sangat bertentangan dengan keyakinan dan ajaran agama manapun.

FKUB juga bersepakat, memelihara kerukunan umat beragama, merupakan kewajiban dari setiap warga negara sehingga dapat memberikan perlindungan kepada umat beragama dari tindakan yang menghancurkan kebersamaan. selain itu, fkub juga bersepakat menciptakan situasi yang kondusif dan menolak dengan keras segala upaya memecah belah kerukunan umat beragama yang akan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.

Selain menolak segala bentuk intimidasi yang berbau sara fkub menghimbau kepada seluruh umat beragama, organisasi/lembaga agama agar tidak terhasut dengan berbagai provokasi baik secara internal maupun eksternal dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang melemahkan kebersamaan umat beragama di kabupaten kupang. mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum agar melakukan tindakan hukum secara tegas terhadap setiap pelanggaran yang bernuansa sara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. mendorong semangat gotong royong dalam suasana bhinneka tunggal ika bagi seluruh umat beragama melalui kegiatan yang terencana, bertahap dan menyeluruh.

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh tokoh masyarakat, agama, tokoh pemuda serta disaksikan oleh Kapolres Kupang, AKBP Drs. Michael Ken Lingga, Kasdim 1604 Kupang, Mayor Inf A. Hartono dan Ketua FKUB Kabupaten Kupang Pdt. Daniel Y. TH. Nenot’ek, S.Th.(*Plt)