Oknum Anggota TNI diduga Backup PT SMR “Warga Takut”

Ilutrasi Oknum dan Masyarakat  TTS di Lokasi PT SMR

Ilutrasi Oknum dan Masyarakat TTS di Lokasi PT SMR

Zonalinenews –Soe, Keterlibatan oknum TNI yang diduga membackup PT. Soe Makmur Resources (SMR) sehingga masyarakat (pemilik lahan) setempat takut, pasalnya selama ini diduga pihak oknum TNI ikut membackup, dengan cara hadir diberbagai kegiatan yang dilakukan PT SMR , dan melakukan pendekatan meskipun tidak berseragam tapi kehadiran Oknum Anggota TNI sangat meresehkan masyarakat. Demikian diungkapkan, Aktivis Lingkungan sekaligus Rohaniawan  Romo Yohanes Kristo Tara, kepada Zolinenews Via telpon seluler Kamis, 22 Oktober 2015 di Soe.

“Kehadiran aparat TNI selama ini menjadi suatu persoalan yang  harus dijelaskan.” Masyarakat merasa tidak nyaman. Dan ini harus dijelaskan secara terbuka oleh PT SMR biar masyarakat tau,”katanya.

Sementara itu Senin 19 Oktober 2015 lalu, di Kantor DPRD Kabupaten TTS , pada saat dialog dengan masyakat dan pemilik lahan, Ketua Komisi III, Roy Babys mengaku pernah melihat keterlibatan Oknum Anggota TNI dilokasi dan pihaknya sudah membicarakan hal ini ke kuasa hukum PT SMR terkait keberadaan TNI yang membuat masyarakat takut.

” Waktu lalu kami kelokasi dan kami melihat dan saya sudah sampaikan, karena sekalipun anggota TNI yang berpakain Preman tetap saja mereka anggota, jadi seharusnya TNI berpedomaan pada Rakyat Berdaulat, bukan  Rakyat tertindas,”katanya.

Romo Yohanes Kristo Tara menjelaskan pemilik lahan berencana pada Senin 26 Oktober 2015 akan melaporkan PT SMR ke Polisi terkait tuduhan penyerobatan lahan, karena memiliki bukti kuat sesuai dengan silsila keluarga. Pemililik lahan dan dirinya telah berkordinasi dengan Pengacara serta menyiapkan laporan untuk dilaporkankan Polres secara resmi karena sudah dua kali dilaporkan kepolres tidak direspon.

” Saya dengan teman-teman aktifis sudah sepakat untuk melaporkan PT SMR melakukan penyerobotan lahan, serta sudah ada keputusan tetap , tapi mengapa PT SMR terus ngotot beroperasi, tanpa menghargai pemilik lahan, “Jelas Romo Yohanis.

Selain melaporkan kasus penyerobatan Ke Komnas Ham, pihknya juga akan melaporkan ketelibatan Oknum TNI juga menjadi salah satu poin penting yang telah disampaikan ke Komnas Ham , karena selama ini pihakTNI diduga ikut membackup PT SMR.

Sementara itu Kuasa Hukum PT SMR Andreas Siregar diberbagai tempat  membantah melibatkan pihak TNI untuk melakukan intimidasi,” Tidak ada dan tidak tau, karena mereka laksanakan tugas, silahkan tanya langsung ke pihak TNI maupun Polri,”katanya.

Dia menambahkan  bahwa kehadiran Oknum Anggota di lokasi PT SMR hanya untuk menjaga objek vital jadi tidak melakukan intimidasi.” Mangemen lama mereka TNI dan Polisi sudah ada, dan kalaupun sekarang ada itu mengatisipasi tidak terjadi kasus seperti Obama dan masyarakat,”katanya.

Terkait masalah lahan dia mengatakan siap menghadapi Komnas Ham.” Tidak masalah kok, kecuali ada masalah disana, jadi kita tetap beraktifitas.(*Sa/tim)