Oknum Anggota TNI YA Akui, Backup Pengamanan PT SMR Ditugaskan Satuan

Pertemuan DPRD NTT Komisi IV dengan PT SMR

Pertemuan DPRD NTT Komisi IV dengan PT SMR

Zonalinenews –Soe, Dugaan keterlibatan Anggota TNI dalam pengamanan PT SMR menuai titik terang , Oknum Anggota TNI ,berinisial YA yang diduga membackup PT SMR Sabtu 24 Oktober 2015 pukul 08.08 wita melalui nomor HP dengan 0813378485xx ketika dikonfermasi zonalinenews terkait keterlibatannya menegaskan , dirinya ditugaskan kesatuannya untuk pengamanan PT SMR.

“ Lebih jelas terkait persoalan ini, kaka silahkan hubungi pak Dandim dan konfermasi langsung saja ke pak dandim,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan zonalinenews Kuasa Hukum PT SMR, Andreas Siregar jumat 23 Oktober 2015 saat bertemu dengan komisi IV DPRD NTT mengakui adanya keterlibatan TNI dan Polri, namum keterlibatan tersebut dijalankan sesuai standar dan tidak menggunakan intervensi.

” Pihak keamanaan hadir mengamankan objek vital dan menjalankan tugas sesuai standar tugas, jadi PT SMR tidak mengunakan intervensi, “katanya.

Ketua Komisi IV DPRD NTT, Alexander Ena menegaskan keterlibatan pihak keamanan seperti TNI, akan ditindak lanjuti DPRD , dengar cara melakukan Rapat dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Danrem, untuk mempertanyakan keterlibatan pihak TNI yang selama ini membuat masyarakat tidak nyaman, karena dalam pertemuan PT SMR dengan masyarakat sebanyak  51 kali disebut ada pihak keamanan khusus TNI.

”Kami akan lakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari tau sekaligus mencari solusi, karena keterangan yang kita peroleh sudah sangat banyak.”tegasnya.

Sementara itu Aktivis Lingkungan sekaligus Rohaniawan  Romo Yohanes Kristo Tara, Kamis, 22 Oktober 2015 menegaskan , keterlibatan oknum TNI membackup PT. Soe Makmur Resources (SMR) sehingga masyarakat (pemilik lahan) setempat takut, pasalnya selama ini diduga oknum TNI ikut membackup, dengan cara hadir diberbagai kegiatan yang dilakukan PT SMR , dan melakukan pendekatan meskipun tidak berseragam tapi kehadiran Oknum Anggota TNI sangat meresehkan masyarakat.

Anggota DPRD NTT David Wadu , Ketika dihubungi Zonalinenews sabtu 24 Oktober 201 pukul 8.30 wita terkait Permasalah yang terjadi Antara PT SMR dan Masyarakat Pemilik Lahan, ia menjelaskan, setelah DPRD Komisi melakukan kunjungan kerja ke TTS dan Bertemu kedua Belah Pihak yiatu Pemilik lahan dan PT SMR secara garis besar dirinya menyimpulkan ada dua persoalan utama penyebab terjadinya persoalan tersebut diantaranya , karena terjadinya ketidakcocokan harga sehingga terjadi perbedaan antara PT SMR dan pemilik lahan, serta yang kedua kurangnya komunikasi yang baik dari Pihak PT SMR dengan pemilik lahan atau warga .

“Ada juga warga yang menerima PT SMR . Menejemen PT SMR baru malah ditolak karena komunikasi tidak dilakukan dengan baik, jadi sebaiknya PT SMR jangan hadir memecah belah masyarakat. terkait persoalan ini nanti akan dibahas di DPRD NTT dengan pihak-pihak terkait untuk dicarikan solusi permasalahannya, ” ujar David. (*tim)