Outopsi Jasad Mozad, Akan Ungkap Fakta Hasil Visum RSDU BAA

Jasad korban Mosad  diangkat dari liang lahat untuk diakukan outopsi

Jasad korban Mosad diangkat dari liang lahat untuk diakukan outopsi

Zonalinenews-Rote Ndao, Outopsi jenazah almarhum Christian Ndolu alias Mozad, hari Kamis 08 Oktober 2015 di rumah almarhum di Desa Nembralla Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao berjalan dengan aman.

Almarhum Christian Ndolu sebelumnya meninggal dalam insiden penganiayaan di RT 05 RW 03 dusun Netenaen Barat .desa Netenaen,Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur 19 Agustus 2015 yang lalu

Pantauan Zonaline News, Tim Outopsi tiba di lokasi pukul 12:31 Wita, setelah beberapa saat bernegosiasi dengan keluarga dilanjutkan dengan pembongkaran makam pukul 12:57 Wita, kemudian pembedahan oleh timdokter specialis bedah forensic dari Polda NTT

Pelaksanaan Outopsi, oleh tim dokter dari Ditpolkes Polda Nusa Tenggara Timur yang dipimpin dr Niputu, dokter Specialis Bedah Forensik. Disaksikan oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda, Kapolsek Rote Barat Laut IPTU Christ Y. Sinlaeloe, Orang tua kandung Almarhum Christian Ndolu, yakni Matheos Ndolu, Isteri almarhum Yane Ndolu Ndun, keluarga, dan warga sekitarnya.

Isteri Almarhum Cristian Ndolu, Yane Ndolu Ndun yang ditemui Zonaline News, mengatakan outopsi dilakukan karena hasil visum oleh pihak RSUD Baa diragukan.

Menurut Yane Ndolu Ndun, Hasil Visum pihak medis sangat bertentangan dengan fakta rekonstruksi saat dilakukan reka ulang di TKP Kamis 03 oktober 2015 lalu, di RT 05 Rw 03 Dusun Netenaen Barat Desa Netenaen Kecamatan Rote Barat Laut.

“Masa dalam rekonstruksi suaminya ditampar kemudian ditendang pelaku mengenai rahangnya kemudian terjatuh dan meninggal tapi hasil visum medis tidak menunjukan ada tanda – tanda dipukul. Ini aneh,?”ujar Yane.

Ia berharap melalui hasil outopsi yang kini dilakukan membuka kebernaran yang tersembunyi dibalik pristiwa yang mengakibatkan suaminya meninggal. Dengan demikian Kata Yane, dengan outopsi ini akan meluruskan semua jalan yang tersembunyi dan membuka fakta yang berakibat pada suami meninggal.

Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda saat di konfirmasi disela sela kegiatan outopsi menerangkan, Alasan dilakukan outopsi adalah atas dasar petunjuk Jaksa dan untuk memenuhi persyaratan serta mengetahui sebab akibat yang mengakibatkan almarhum Christian Ndolu meninggal.

“ Karena tuntutan jaksa maka kita harus lengkapi dengan hasil outopsi. Karen a asal mula penganiayaan ini kita tidak tahu dan awal kejadiannya dari mabuk” Ujar Murry.

Selanjutnya, Kata Murry, Unsur penganiayaannya hanya korban ditempeleng dan ditendang kemudian korban terjatuh sendiri dengan keadaan menyamping sementara hasil Visum dari RSUD Baa tidak menunjukan unsure penganiayaan dan kekerasan terhadap korban. Terangnya,(*Arkhimes)