Pekerjaan Tembok Penahan Kali Benanain di Kabupaten Malaka Capai 100 Persen

Tembok Penahan Kali Benanain di Kabupaten Malaka

Tembok Penahan Kali Benanain di Kabupaten Malaka

ZONALINENEWS – Kupang, PPK Balai Wilayah Sungai Nusa Tengga II Pahlawan Perang mengatakan, pekerjaan  pembagunan sarana prasarana pengendalian banjir sungai benanain ruas sikun atau tembok penahan di Desa Sikun, Kecamatan Malaka Barat,  Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini telah mencapai 100 persen.

Menurutnya, sesuai kontrak pekerjaan tersebut harus diselesaikan pada bulan November 2015 mendatang. Namun kenyataan yang ada disaat mesasuki bulan September seluruh pekerjaan tersebut telah selesai sehingga hasil opname pekerjaan tersebut mencapai 100 persen. “Panjang  pekerjaan pembagunan sarana prasarana pengendalian banjir sungai benanain ruas sikun sepanjang 700 meter dengan dana 11 milyar, dengan jangka waktu dua bulan seluruh pekerjaan telah selesai. Pekerjaan ini awal dilaksanakan pada bulan Juli dan telah selesai pada bulan September 2015 kemari sebelum masa selesai sesuai kontrak,” kata PPK Balai Wilayah Sungai Nusa Tengga II Pahlawan Perang kepada wartawan diruang kerjanya, Jumat 2 Oktober 2015 pukul 10.30 wita.

Dikatakan, dengan selesainya pekerjaan tersebut masyarakat tidak perlu resah lagi. Pasalnya, saat ini pekerjaan  pembagunan penahan kali Benanain sebelum dilakukan pekerjaannya tersebut dirancang oleh konsultan perencana yang sangat handal. “Pekerjaan ini sesuai perencanaan dibagun harus berbelok – belok sehingga bisa menghindari perkampungan yang berdekatan dengan kali tersebut. Ketika pekerjaan ini dibuat lurus saja maka seluruh perkampungan ditempat tersebut bisa habis tengelam dengan luapan air beserta lumpur dari kali benanain itu, “ungkap Pahlawan.

Dijelaskan, saat ini masyarakat setempat telah melakukan pembagunan dengan model pangung setinggi tiga meter sehingga rumah masyarakat bisa terhindar timbunan tanah longsor. “Dulu masyarakat rumahnya di bagian bawa sehigga musibah beberapa tahun lalu tersebut hampir seluruh rumah masyarakat setempat ditutupi oleh tanah longsing. Namu saat ini dengan adanya pekerjaan ini masyarakat tidak perlu resah lagi karena pembagunan saat ini sangat dijami mutu dan kualitasnya  bertahan sangat lama,” jelas Pahlawan. (*hayer)