PMKRI KUPANG GELAR EDUKASI LAYANAN KESEHATAN

PMKRI Cabang Kupang Bekerjasama dengan YTB Kupang gelar pelayanan Kesehatan

PMKRI Cabang Kupang Bekerjasama dengan YTB Kupang gelar pelayanan Kesehatan

Zonalinenews-Kupang, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Kupang bekerjasama dengan dengan Yayasan Tanpa Batas  Kupang melakukan edukasi layanan kesehatan, Rabu 07 Oktober 2015, di Marga Juang ,63 Jalan Jalan Jendral Soeharto No. 20 Naikoten 1 Kupang.

Ketua Presidium Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Kupang, Egidius Atok menjelaskanbahwa kaum muda harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai HIV/AIDS. Menurutnya hal itu penting, karena disamping untuk mencegah diri dari melakukan berbagai hal yang beresiko menularkan HIV/AIDS, juga membantu kita untuk dapat berperilaku yang tepat kepada penderita HIV/AIDS itu sendiri.

Sementara itu, penceramah dari Yayasan Tanpa Batas, Yugers Sasi menjelaskan, sebuah fenomena HIV/AIDS belum banyak dipahami, hal ini semakin memicu penambahan jumlah penderitanya. HIV merupakan virus yang tidak pandang bulu, dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, status, tingkat sosial. namun ada kecenderungan besar virus ini menimpa seseorang yang rentan tertular HIV karena pola hidupnya yang relatif bebas, seperti melakukan hubungan seks pranikah dan pengguna Narkoba dengan jarum suntik secara bergantian. Yugers menyebutkan penularan HIV AIDS melalui empat masalah yakni, jarum suntik, produk donor darah, vagina dan sperma.

Yuger berharap, dengan pengetahuan yang didapat bisa membuat kita lebih bijak dalam berbuat dan berprilaku agar terhindar dari penyakit tersebut. Juga dengan pengetahuan yang didapat tentang penularan penyakit tersebut, diharapkan dapat menghapus stigma dan diskriminasi kepada orang yang terinfeksi HIV dan AIDS.

Acara dilanjutkan dengan Tes HIV atau tes darah oleh seluruh anggota PMKRI sebagai upaya untuk memastikan apakah, seseorang sudah positif terinfeksi HIV atau tidak, yaitu dengan cara mendeteksi adanya antibody HIV di dalam sample darahnya. Hal ini perlu dilakukan setidaknya agar anggota yang bersangkutan bisa mengetahui secara pasti status kesehatan dirinya, terutama menyangkut resiko dari perilakunya selama ini. Sekitar 40 orang anggota yang melakukan pemeriksaan darah. Hasilnya pemeriksaan nanti akan diumumkan beberapa waktu kedepan. Pihak YTB juga menganjurkan kepada semua anggota PMKRI agar secara berkala atau setiap tiga bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan darah. (*tim)