Tiang Pilar Utama Kantor Gubernur NTT Banjir Darah

Upacara Adat sku Helong

Upacara Adat sku Helong

Zonalinenews –Kupang, Hari ini Jumat 23 Oktober 2015 Peletakan Batu Pertama oleh Gubenur NTT, upacara adat dalam rangkaian acara pelatakan batu pertama pada tiang utama Kantor Gubernur Nusantara Tenggara Timur yang baru telah didahului dengan pemotongan kerbau oleh kepala suku adat Helong. Pemotongan kerbau sebagai pengantar dalam upacara penghormatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan simbol penghormatan kepada para leluhur untuk memohon perlindungan dan kekuatan atas bangunan yang akan dikerjakan oleh PT Waskita Karya Cabang Kupang yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja yang akan didukung tenaga kerja profesional yang merancang gambar kantor gubernur yang baru tersebut. Dan menurut rencana hari ini, (Jumat,23/10/2015) akan dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Gubernur NTT yang disaksikan oleh para pejabat sipil dan militer serta para undangan lainnya.

Kepala Perwakilan PT Waskita Karya Cabang NTT Nurrochmanto

Kepala Perwakilan PT Waskita Karya Cabang NTT Nurrochmanto

“Pelaksanaan upacara adat ini memiliki bukti-bakti kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sekaligus memohon restu dari para leluhur untuk memberikan berkat dan perlindungan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sukses, maka upacara adat ini dipimpin langsung oleh koordinator adat Sepri Bilaut dari kelompok Ritual Adat Mutis Tuan yang dilaksanakan, Kamis (22/10/2015), secara sederhana dan hikmat melalui doa dalam bahasa adat Suku Helong yang dipimpin oleh Johny Kase, “ jelas Zakarias Moruk, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Kantor Gubernur Provinsi NTT kepada Zonalinenews, Kamis,22 Oktober 2015 Siang.

Menurut Zakarias Moruk, pembangunan kantor gubernur baru ini akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan dengan biaya milyaran rupiah akan ditunjang dengan tenaga profesional yang membantu kontraktor PT Waskita Karya yang dipercayakan untuk membangun kantor Gubernur NTT yang baru. Untuk itu sangat diharapkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak guna memberikan kritikan yang sangat berarti bagi sukses dan kelancaran pembagunannya. “Gedung Kantor Gubernur NTT yang baru ini adalah milik Rakyat Nusa Tenggara Timur dan juga milik Indonesia dan dunia, karena semua kegiatan penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan dapat berjalan sukses. Kantor ini milik semua orang NTT dan jadi kebanggaan kita, kami butuh dukungan doa dan partisipasi semua pihak, sehingga proses pembangunannya berjalan sukses,” ungkap Zakriasd Moruk.

Sementara itu, Nurrochmanto selaku Kepala Kantor PT. Waskita Karya Cabang Provinsi NTT yang mendampingi Kepala Biro Umum dalam menanamkan kepala kerbau yang didampinggi Nurrochmanto, Kepala Kantor Waskita Karya Cabang Kupang ke dalam lubang tiang pilar utama Kantor Gubernur NTT mengatakan rasa bangga dan sekaligus menerima kepercayaan dari Rakyat NTT untuk membangun “Rumah Rakyat NTT.” Kepercayaan ini sekaligus menoreh tinta emas bagi PT Waskita Karya sebagai bukti sejarah pelaksana pembangunan kantor gubernur. “Kebanggaan ini tidak akan bernilai apa-apa apabila tidak mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya dukungan dari rakyat NTT sendiri. Kepercayaan Pemerintah Provinsi NTT beserta jajarannya akan selalu kami hormati dan mengamankannya melalui perwujudan hasil kerja yang berkualitas, sehingga gedung kantor gubernur baru dapat dimanfaatkan secara bertanggungjawab,” unkap Nur yang secara khusus mengikuti upacara ritual itu sampai selesai.

Sementara itu, Sekda Provinsi NTT, Fransiskus Salem, SH, M.Si, mengatakan pembangunan kantor Gubernur NTT yang baru dengan biaya yang cukup besar dan adalah uang rakyat ini membutuhkan dukungan dari kita semua, sehingga semuanya dapat berjalan lancar. Kantor Gubernur sebagai “Rumah Rakyat NTT” harus menjadi kebanggaan dan sekaligus simbol adat rakyat NTT untuk melaksanakan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sebagai bukti-bakti yang tulus dalam pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat NTT, rakyat Indonesia dan masyarakat dunia, sehingga kepada kontraktor pelaksana dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perencanaan dan gambar yang ada secara berkualitas, sehingga dapat memberikan hasil yang membanggakan. Saya percaya kontraktor Waskita Karya yang terlipih akan melaksanakan pekerjaan terbaik untuk “Rumah Rakyat NTT,” ungkap Frans Salem (john pereira/rusdy maga)