3 Ruang SD Naimasi Roboh Akibat Puting Beliung

Camat Fatuleu Tengah Amos Manane dan Kepala Desa Nusain  Marthen Manane

Camat Fatuleu Tengah Amos Manane dan Kepala Desa Nusain Marthen Manane

Zonalinenews- Oelbiteno, 3 ruang bangunan Sekolah Dasar (SD) Naimasi di Desa Nunsai, kecamatan Fatuleu Tengah roboh akibat angin puting beliung. Angin puting beliung yang terjadi beberapa bulan lalu membuat sekolah tersebut rubuh dan tidak dimanfaatkan saat ini. Persoalan ini telah disampaikan ke Dinas PPO Kabupaten Kupang tapi sampai dengan saat ini belum ada realisasi perbaikan atau pergantian.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Nusain, Marthen Manane saat kunjungan Kerja Komisi A DPRD, Jumat, 13 November di Fatuleu Tengah.

Dikatakan bahwa, akibat dari rusaknya 3 ruang tersebut, proses Kegiatan Belajar (KBM) disekolah sangat terganggu. Saat ini, dilakukan inisiatif untuk anak~anak sekolah menggunakan Kantor camat sebagai tempat KBM.

” Kantor camat Fatuleu Tengah saat ini digunakan sebagai tempat KBM,” kata Marthen.

Camat Fatuleu Tengah, Amos Manane membenarkan penyampaian tersebut

” memang benar angin puting beliung yang terjadi beberapa bulan yang lalu merobohkan 3 ruangan SD Naimasi,” kata Amos.

Dikatakan Amos lebih lanjut, akibat angin puting beliung yang terjadi bukan saja merobohkan 3 ruangan SD Naimasi tapi juga ada dua ruangan SD Oelbiteno juga rubuh saat itu.

Semua rungan yang rusak dan rubuh telah disampaikan ke Dinas PPO kabupaten Kupang. Tapi sampai dengan saat ini belum ada realisasi untuk memperbaiki bangunan tersebut.

” Sekolah yang rubuh telah dilaporkan ke PPO Kabupaten Kupang, tapi sampai dengan saat ini belum ada upaya perbaikan dari Dinas,” kata Manane.

Menjawab usulan yang disampaikan Camat Fatuleu Tengah, Amos dan Marten, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kupang, Ayub Ti mengatakan semua usulan yang disampaikan tersebut akan dilakukan pengecekan di Dinas PPO, apabila belum ada anggaran untuk membangun sekolah itukembali saat ini, maka akan diusulkan dalam penetapan anggaran tahun 2016. Sehingga, melalui usulan yang diusulkan menjadi program prioritas yang harus diselesaikan secepatnya.

” Usulan sekolah yang disampaikan bapak Camat Fatuleu Tengah maupun kepala desa nusain akan dijadikan program prioritas dalam penetapan anggaran,” tutur Ayub.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kupang lainnya, Daud Ullu mengatakan bahwa persoalan yang diusulkan akan menjadi prioritas komisi.sebab, prasarana pendidikan, seperti sekolah merupakan indikator yang turut berpengaruh terhadap proses KBM.

“Kita akan lihat dan Cek di PPO. Ada angggaran tidak, jika ada anggaran maka sekolah yang rubuh segera untuk diperbaiki. Dan, jika belum ada anggaran maka akan diusulkan dalan penetapan anggaran tahun 2016,” jelas Ullu.

Air untuk lokasi Pariwisata

Dilain sisi, baik camat Fatuleu Tengah, Amos Manane dan Kepala Desa Nusain, Marthen manane meminta agar pemerintah memperhatikan lokasi pariwisata yang ada di Fatuleu Tengah. Gunung Fatuleu merupakan Kekayaan Kabupaten Kupang yang harus dilestarikan. Sebab, saat ini banyak pengunjung yang melakukan kunjungan wisata di gunung tersebut. Namun, pengunjung masih terkendala dengan bersih.

Untuk itu, lanjut keduanya diharapkan pemerintah Kabupaten Kupang membangun embun yang dialirkan ke lokasi pariwisata. (Paul)


TAG